Siswa-siswi kelas V mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN Gondangdia 05, Menteng, Jakarta Pusat, MI/Arya Manggala.
Siswa-siswi kelas V mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN Gondangdia 05, Menteng, Jakarta Pusat, MI/Arya Manggala.

Kurikulum di 'Pabrik Guru' Harus Berbenah

Pendidikan Kebutuhan Guru
Intan Yunelia • 09 Mei 2019 15:27
Jakarta: Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) menjadi institusi yang paling berperan mengembalikan marwah profesi tenaga pendidik agar kembali bergengsi. Salah satunya menjadikan lulusannya ber-skill dan berkemampuan sesuai perkembangan zaman.
 
Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Fathur Rokhman menyarankan agar kurikulum LPTK harus berbenah. Kurikulum harus sesuai dengan era perkembangan zaman.
 
"Peningkatan mutu anak milenial dengan pengembangan kurikulum era disrupsi, peningkatan kompetensi dan sertifikasi keahlian, peningkatan mutu lulusan siap bekerja dan manajemen layanan prima dan kerja sama pemerintah daerah, BUMN dan industri," kata Fathur Rokhman saat dihubungi, Kamis, 9 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Totok Suprayitno menyampaikan hasil survei Angket Ujian Nasional (UN) 2019. Salah satu hasil survei tersebut mengungkapkan, bahwa dari 2.200 jumlah responden yang diuji, hanya 11 persen di antaranya saja yang tertarik menjadi guru di masa mendatang.
 
Baca:Milenial Ogah Jadi Guru, PGRI Tak Terkejut
 
Dari 11 persen itu pun, siswa yang tertarik menjadi guru didominasi perempuan dan rata-rata memiliki nilai UN di bawah rata-rata. Namun, 11 persen minat siswa menjadi guru tersebut menurut Fathur bukanlah angka yang mengkhawatirkan. Fenomena ini pun terjadi di negara-negara maju bahkan dengan persentase yang lebih rendah.
 
"Dari data 11 persen milenial masih tertarik memilih profesi guru sungguh menggembirakan," kata Fathur Rokhman.
 
Baca:Minat Jadi Guru Turun, Bagaimana Trennya di Negara Maju
 
Ia mengartikan bahwa angka 11 persen tersebut merupakan respons positif profesi guru ini masih menjadi salah satu pilihan profesi yang diminati. Khususnya bagi siswa di era milenial sekarang ini.
 
LPTK dalam hal ini harus terus melakukan peningkatan mutu dan layanan dalam program revitalisasi. Sesuai dengan arahan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir agar lulusan "pabrik guru" ini berdaya saing tinggi.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif