Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam peringatan Dies Natalis ke-65 Universitas Andalas (Unand). Foto: Medcom/Ilham Pratama Putra.
Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam peringatan Dies Natalis ke-65 Universitas Andalas (Unand). Foto: Medcom/Ilham Pratama Putra.

Dies Natalis ke-65 Unand

Nadiem Ajak Unand Manfaatkan Kebijakan Kampus Merdeka

Pendidikan Kebijakan pendidikan Kualitas Pendidikan Program Pendidikan Universitas Andalas Nadiem Makarim Kampus Merdeka
Ilham Pratama Putra • 13 September 2021 12:18
Jakarta: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan kebijakan Kampus Merdeka memiliki berbagai macam kemudahan yang menguntungkan bagi perguruan tinggi. Salah satunya, memberi kemudahan bagi perguruan tinggi untuk membuka program studi (prodi) baru.
 
"Kami melakukan transformasi untuk kebijakan perguruan tinggi, di mana kampus dimudahkan untuk membuka Prodi baru. Sehingga saya berharap ibu dan bapak dapat memanfaatkan kesempatan ini," ujar Nadiem dalam Lustrum XIII, Dies Natalis Ke-65 dan Peluncuran PTNBH Tahun 2021 Unand, Senin, 13 September 2021.
 
Menurut Nadiem, perguruan tinggi harus mampu membuka prodi baru, utamanya yang sesuai dengan tuntutan zaman. Ia mengatakan, prodi baru yang dibuka oleh kampus juga harus relevan dengan kebutuhan masa kini dan masa depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Membuka prodi-prodi baru dengan bidang ilmu yang relevan dengan kebutuhan zaman," tutur Nadiem.
 
Baca: Jokowi Harap Unand Jadi Pusat Pengembangan SDM Unggul
 
Selain itu, Nadiem meminta agar perguruan tinggi mampu mengembangkan program Kampus Merdeka dengan menjadi profil akademik kampus. Menurut Nadiem, hal tersebut perlu dilakukan perguruan tinggi untuk meningkatkan pengetahuan para mahasiswa.
 
"Saya juga berharap bapak ibu akan menghadirkan beragam inovasi yang dapat mendorong peningkatan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa," pungkas Nadiem.
 
Nadiem mengucapkan selamat kepada Unand karena resmi menyandang status sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Status baru ini ditetapkan Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah Nomor 95 tahun 2021 yang terbit 31 Agustus 2021. Peralihan status itu jadi kado ulang tahun Unand ke-65.
 
"Saya ucapkan selamat kepada Universitas Andalas yang telah memasuki usia 65 tahun dengan status baru sebagai PTN BH," ungkap Nadiem.
 
Baca: Jokowi Ajak Unand Ambil Peran Hadapi Era Disrupsi
 
Unand merupakan PTNBH ke-13 yang dimiliki Indonesia. Sekaligus, salah satu dari 16 perguruan tinggi Indonesia yang masuk daftar pemeringkatan universitas dunia 2022.
 
Upaya Unand menjadi PTNBH terbilang cukup panjang. Proses pengajuan sendiri dilakukan pada tahun 2015 dan telah melewati tiga periode kepemimpinan rektor.
 
Nadiem pun kini memberikan kepercayaan kepada Unand sebagai duta Kampus Merdeka. Dengan otonomi lebih besar yang dimiliki oleh Unand, Nadiem berharap akan ada lebih banyak tawaran kerja sama dengan industri lewat platfotm Kedai Reka. 
 
"Lebih banyak mahasiswa Unand yang mempersiapkan masa depannya lewat program Kampus Merdeka di luar kampus. Lebih banyak dosen yang terpacu untuk mengembangkan dirinya, dan berpartisipasi dalam berbagai macam institusi," ucap Nadiem.
 
Nadiem juga berharap Unand dapat menghadirkan beragam inovasi yang mendorong peningkatan kemampuan mahasiswa. Nadiem mengungkapkan ada sejumlah cara yang bisa dilakukan oleh Unand. 
 
"Cara yang pertama adalah mengembangkan lebih lanjut program Kampus Merdeka yang sesuai dengan profil akademik Unand. Cara kedua adalah membuka prodi-prodi baru dengan bidang ilmu yang relevan dengan kebutuhan zaman," tutur Nadiem.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif