Kampus ITB. Foto: ITB
Kampus ITB. Foto: ITB

Lampu Hijau! Bakal Ada Oxford University x ITB di Indonesia

Ilham Pratama Putra • 07 April 2026 15:54
Ringkasnya gini..
  • Mendiktisaintek, Brian Yuliarto memberi izin bagi kampus luar negeri untuk masuk ke Indonesia.
  • Namun Mendiktisaintek lebih mendorong kampus luar negeri bisa berkolaborasi dengan kampus di dalam negeri.
  • Akan hadir di Indonesia Oxford-Institut Teknologi Bandung (ITB).
Jakarta: Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto memberi izin bagi kampus luar negeri untuk masuk ke Indonesia. Bahkan mendirikan kampusnya di Tanah Air.
 
"Kalau dia ingin membangun sendiri kita mempersilahkan begitu," ungkap Brian saat ditemui di Kemendiktisaintek, di Jakarta, dikutip Selasa 7 April 2026.
 
Namun, yang lebih ia dorong adalah kampus luar negeri bisa berkolaborasi dengan kampus di dalam negeri. Sehingga kampus tersebut bisa membuat program bersama.

"Tetapi kita juga mendorong bagaimana model yang kampus asing itu apa bersama-sama dengan kampus yang ada di Indonesia," tegasnya.
 
Misalnya kata dia bisa hadir di Indonesia Oxford-Institut Teknologi Bandung (ITB). Dua kampus itu, kata dia bisa menjalankan program joint degree di Indonesia.
 
"Oxford-ITB misalnya gitu loh. Jadi program yang dengan begitu, dengan begitu kampus kita juga ikut terberdayakan. Modelnya joint degree, joint program," ujarnya.
 
Sebelumnya, pemerintah juga berencana untuk membangun 10 kampus medis di Indonesia. Pembangunan kampus tersebut juga dilakukan dengan bekerja sama dengan kampus di Inggris.
 
"10 Kampus yang bekerjasama dengan universitas-universitas di UK, di Inggris," Brian dalam Raker Komisi X DPR RI, dikutip Kamis 5 Februari 2026.
 
Ia pun menyampaikan hadirnya kampus medis ini sepaket dengan rumah sakitnya. Dengan begitu, rumah sakit yang hadir pun bisa berkelas internasional.
 
Dengan hadirnya rumah sakit kelas internasonal itu, ia berharap agar masyarakat Indonesia bisa memilih pengobatan di dalam negeri. Dibandingkan harus jauh ke luar negeri.
 
"Ini juga harapannya adalah bisa membuat universitas dan juga rumah sakit yang berkelas internasional sehingga bisa mencegah jumlah penduduk Indonesia yang berobat ke luar negeri," tegasnya.
 
Sebelumnya, Brian juga sempat menyampaikan jika John Hopkins University menjadi referensi dalam pembangunan kampus medis tersebut. Selain menjawah kebutuhan tenaga kesehatan kampus tersebut juga dipercaya mampu mempercepat layanan kesehatan di seluruh Indonesia.
 
"Kami sudah lihat beberapa kasus kampus-kampus di luar negeri memang terdapat model seperti itu. Seperti First Moscow State Medical University Kemudian John Hopkins University itu juga kursus medis," kata Brian di Jakarta, Jumat 19 Desember 2025.
 
Universitas itu nantinya tidak hanya berfokus pada pendidikan dokter. Tetapi menaungi berbagai disiplin ilmu kesehatan.
 
Di dalamnya akan terdapat Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Farmasi, Ilmu Hayati, Teknologi Kedokteran, hingga Keperawatan. Sehingga kelengkapan pendidikan bidang kedokteran di universitas tersebut dapat terintegrasi.
 
"Sehingga tidak hanya dokter yang kita siapkan. Tetapi juga seluruh yang related dengan kesehatan dan kedokteran itu bisa diselenggarakan oleh universitas khusus medis ini," imbuhnya.
 
Lebih lanjut, Brian menyinggung lulusan bidang kesehatan di Indonesia. Diaman saat ini lulusan bidang kesehatan sebanyak 246 ribu.
 
Menurutnya, ada ketimpangan jumlah lulusan. Baik itu antara dokter hingga perawat.
 
"Namun sebagian itu besarnya adalah perawat, bidang dan lain-lain dokternya sendiri hanya sekitar 12 ribu per tahun," kata Brian.
 
Ia berharap proporsi lulusan bidang kesehatan bisa seimbang dan sesuai kebutuhan. Karena itu sebaran fakultas kedokteran turut menjadi perhatian serius ke depan.
 
"Kami sampaikan ini adalah sebaran fakultas kedokteran di Indonesia saat ini relatif sudah menyebar meskipun tentu di Jawa dan Sumatra masih banyak, di bagian timur perlu ditingkatkan kembali," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan