Ratusan siswa hadir sejak pagi didampingi orang tua mereka untuk mengikuti rangkaian kegiatan hari pertama. Setelah memasuki area sekolah, siswa diarahkan menuju lapangan untuk mengikuti apel pembukaan MPLS.
Para siswa mendapatkan pengenalan tata tertib sekolah, guru dan tenaga kependidikan serta berbagai fasilitas yang akan mendukung proses belajar mengajar. MPLS juga diisi dengan materi pembentukan karakter, pencegahan perundungan atau bullying, penanaman nilai disiplin. serta edukasi tentang penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Pihak sekolah menegaskan seluruh rangkaian mpls dilaksanakan secara edukatif, humanis, dan bebas dari praktik perploncoan maupun kekerasan. Hal in agar siswa baru merasa nyaman beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Staf kesiswaan SMPN 3 Kota Bekasi, Saif Fathan Al Faruq. Metro TV/Ahmad Nur Hidayat
"Kita ngambil temanya MPLS ramah, ramah untuk anak, ramah untuk orang tua, ramah untuk lingkungan ramah untuk sekolah sendiri," kata Staf kesiswaan SMPN 3 Kota Bekasi, Saif Fathan Al Faruq, di lokasi, Senin, 13 Juli 2026.
Saif menyebut pihaknya juga menggandeng KPAI untuk memberikan materi soal pencegahan kekerasan. Pihaknya juga melibatkan kakak kelas untuk menjadi agen perubahan.
"Di kita ada agen perubahan, kakak kelas itu merupakan orang terpilih yang ditugaskan mencegah bullying. Ketika ada murid merasa dirundung enggak berani cerita ke siapa-siapa, bisa cerita ke rekan sejawatnya," tutur Saif.
MPLS dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Jumat, 17 Juli 2026 dengan berbagai materi. Tujuannya, membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.
Seluruh siswa baru diharapkan dapat mengenal lingkungan sekolah dengan lebih baik melalui kegiatan MPLS. Sehingga, siap mengikuti proses pembelajaran pada tahun ajaran baru.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda