"Untuk tahun 2026 terdapat direktif baru dari Bapak Presiden yang harus dilaksanakan oleh Kemendikdasmen," kata Mu'ti dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI, Rabu, 21 Januari 2026.
Namun, karena empat program itu baru diusulkan, maka belum ada anggaran yang tersedia. Meski begitu, pihaknya akan mengupayakan agar Kemendikdasmen mendapatkan anggaran tambahan.
"Maka akan dilakukan pengajuan usulan anggaran biaya tambahan," ujar Mu'ti.
Apa saja empat program baru yang diminta Presiden Prabowo? Berikut daftarnya:
4 Program Direktif Baru dari Prabowo ke Kemendikdasmen TA 2026
1. Penambahan sasaran program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan
Pada DIPA Kemendikdasmen TA 2026, telah tersedia anggaran Rp14,06 triliun dengan sasaran 11.744 satuan pendidikan yang akan direvitalisasi. Namun, atas arahan Presiden, sasaran program meningkat ke 60 ribu satuan pendidikan.2. Digitalisasi pembelajaran
Pada DIPA Kemendikdasmen 2026, telah tersedia anggaran Rp158,38 miliar untuk pendampingan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dan pengembangan konten bagi penguatan pembelajaran. Namun berdasarkan direktif Prabowo, maka akan dilakukan pengusulan anggaran tambahan untuk 839 ribu lebih PID di tahun 2026.3. Siswa penerima bantuan buku
Pada tahun 2026 juga akan ada penyaluran bantuan buku untuk belajar menulis. Bantuan ini menyasar 12 juta anak di SD dari kelas 1 sampai 4.4. Sekolah terintegrasi
Sekalah terintegrasi diharapkan memberikan pembelajaran yang menjamin terciptanya lulusan berkarakter, unggul dan berdaya saing di seluruh wilayah Indonesia.Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News