Pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia 2026. Foto: MTVN Khairunnisa Putri M
Pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia 2026. Foto: MTVN Khairunnisa Putri M

Beasiswa Kemitraan Indonesia 2026 Dibuka, Dosen Bisa Lanjut S3 Gratis! Simak Info Lengkapnya

Renatha Swasty • 20 April 2026 19:03
Ringkasnya gini..
  • Beasiswa Kemitraan Indonesia merupakan beasiswa pendidikan jenjang doktor luar negeri bagi dosen tetap.
  • Beasiswa Kemitraan Indonesia terbuka untuk semua bidang studi jenjang doktor.
  • Perguruan tinggi tujuan di luar negeri wajib memberikan bebas tuition fee atau pembiayaan parsial kepada calon penerima BKI.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia (BKI) Tahun 2026. BKI merupakan beasiswa pendidikan jenjang doktor luar negeri bagi dosen tetap. 
 
Beasiswa Kemitraan Indonesia terbuka bagi mahasiswa baru di perguruan tinggi luar negeri yang diperuntukkan bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan skema co-funding.
 
Beasiswa Kemitraan Indonesia terbuka untuk semua bidang studi jenjang doktor. Pelamar BKI adalah mahasiswa baru di perguruan tinggi luar negeri.

Perguruan tinggi tujuan di luar negeri wajib memberikan bebas tuition fee atau pembiayaan parsial kepada calon penerima BKI. Hal ini tercantum dalam LoA atau dokumen resmi tertulis lainnya yang diterbitkan oleh perguruan tinggi tujuan
 
Durasi pembiayaan Beasiswa Kemitraan Indonesia maksimal empat tahun. Buat kamu yang tertarik, berikut informasi lengkapnya dikutip dari Pedoman Beasiswa Kemitraan Indonesia 2026:

Persyaratan pendaftar

  1. Warga negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP atau paspor yang masih berlaku
  2. Berusia maksimal 45 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran beasiswa
  3. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek dan memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Prioritas diberikan kepada dosen dari perguruan tinggi wilayah afirmasi
  4. Telah lulus program magister, dibuktikan dengan ijazah magister (bagi lulusan magister luar negeri, harus menyertakan SK Penyetaraan Ijazah yang diterbitkan oleh Kemdiktisaintek)
  5. Belum pernah memiliki gelar doktor atau tidak sedang menempuh program doktor (on going)
  6. Memiliki Surat Izin Melanjutkan Studi dari pemimpin instansi asal sesuai format pada Lampiran 1
  7. Memiliki Personal Statement (dalam bahasa Inggris) sesuai format pada Lampiran 2
  8. Memiliki proposal penelitian (dalam bahasa Inggris) untuk studi jenjang doktor sesuai format pada Lampiran 3
  9. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat dari PTLN yang memiliki kerja sama terkait beasiswa doktor dengan Kemdiktisaintek atau yang membebaskan biaya studi (tuition waiver) sepanjang durasi studi. Apabila LoA tidak mencantumkan keringanan atau pembebasan biaya studi (tuition waiver), maka wajib ada dokumen pendukung yang menerangkan pembebasan biaya studi atau keringanan biaya studi (tuition waiver) sepanjang durasi studi
  10. Memiliki Curriculum Vitae (termasuk rekam jejak penelitian dan publikasi) dalam bahasa Inggris
  11. Menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Program BKI sesuai format pada Lampiran 4
  12. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding) untuk komponen-komponen yang sama dari pihak ketiga
  13. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP 560 atau TOEFL iBT 80 atau PTE Academic 58 atau IELTS 6,5
  14. Memiliki dua buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing jenjang magister atau atasan langsung)
  15. Memiliki surat keterangan sehat dari dokter rumah sakit pemerintah
  16. Memiliki bukti korespondensi intensif dengan calon promotor tentang proposal penelitian
 

Kriteria seleksi

Seleksi calon penerima BKI dilaksanakan dengan mempertimbangkan kriteria minimal sebagai berikut:
  1. Kelengkapan persyaratan administrasi
  2. Kualitas proposal penelitian
  3. Bukti korespondensi intensif dengan calon promotor tentang proposal penelitian
  4. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris
  5. Rekam jejak unggul yang mendukung studi doktoral

Komponen pendanaan

  1. Biaya masuk/admission fee (satu kali)
  2. Biaya studi/tuition fee (sesuai tagihan dan
  3. ketentuan)
  4. Tiket pesawat terbang kelas ekonomi (satu kali
  5. pergi-pulang)
  6. Biaya visa (satu kali)
  7. Biaya kedatangan (satu kali)
  8. Biaya hidup (per bulan)
  9. Biaya subsidi penelitian (per semester)
  10. Biaya buku (per semester)
  11. Asuransi kesehatan (per tahun)
  12. Tunjangan keluarga (mulai tahun kedua studi)
  13. Biaya keadaan force majeure (at cost) 

Pilihan PTLN 

Berikut PTLN yang menyediakan tuition waiver sepanjang durasi studi: 
  1. University of Galway (Irlandia)
  2. University of Limerick (Irlandia)
  3. Coventry University (Inggris)
  4. Victoria University (Australia)
  5. Dresden University of Technology/TU Dresden (Jerman)
  6. RWTH Aachen University (Jerman)
  7. National Taiwan University of Science and Technology (Taiwan)
Catatan: Pelamar dapat memilih PTLN lainnya asalkan menyediakan tuition waiver sepanjang durasi studi yang akan ditempuh.

Tahapan pendaftaran dan seleksi

  1. Pengumuman pembukaan pendaftarab
  2. Pendaftarab
  3. Seleksi administrasi 
  4. Seleksi wawancara
  5. Penetapan penerima beasiswa
Buat Sobat Medcom yang berminta, pendaftaran melalui laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id dan memilih menu Beasiswa Kemitraan Indonesia. Pendaftaran ditutup pada 25 April 2026. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan