Hal itu diatur dalam Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. SKB ditandatangani Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah; Menteri Agama; dan Menteri Dalam Negeri.
Surat dikeluarkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan dan setelah
Hari Raya Idulfitri agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Berdasarkan SKB, berikut jadwal libur Lebaran sekolah:
Libur Lebaran sekolah dimulai sejak 16 Maret 2026. Terhitung, jumlah libur Lebaran sekolah sebanyak 14 hari termasuk Sabtu dan Minggu.
"Pada tanggal 16, 17, 18, 19, dan 20 Maret 2026 serta tanggal 23, 24, 25, 26, dan 27 Maret 2026 merupakan libur bersama Idulfitri bagi sekolah/ madrasah/satuan pendidikan anak usia dini/satuan pendidikan keagamaan," tulis informasi di SKB dalam salinan yang diterima Medcom.id dikutip Jumat, 20 Maret 2026.
Selama libur Idulfitri, murid diharapkan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan. Kegiatan pembelajaran di sekolah/madrasah/satuan pendidikan anak usia dini/satuan pendidikan keagamaan dilaksanakan kembali pada Senin, 30 Maret 2O26.
Manfaatkan libur Lebaran untuk kegiatan bermanfaat
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti berpesan siswa tak hanya menghabiskan waktu dengan bermain handphone selama libur Lebaran. Siswa diminta mencari kegiatan bermanfaat."Gunakan waktu semaksimal mungkin untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat. Jangan menghabiskan waktu bermain gawai," kata Mu'ti saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2026.
Mu'ti meminta para siswa memperhatikan durasi menatap layar atau screen time. Menurutnya, durasi screen time yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan.
"Perhatikan screen time. Jangan terlalu banyak terpapar oleh screen. Karena itu tidak sehat untuk mata dan juga kalau mengakses informasi yang tidak berguna juga bisa tidak sehat untuk pikiran kita," ujar dia.
Mu'ti menganjurkan siswa memperbanyak silaturahmi ketimbang asyik bermain handphone, baik ke rumah keluarga atau rumah teman.
"Jadi, gunakan untuk kegiatan bermanfaat. Manfaatkan untuk ya berkunjung bersilaturahim ke rumah teman, ke rumah famili. Karena itu yang bisa membuat kita mengisi kegiatan yang lebih baik," tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News