Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP RI, Agam Bayu Suryanto. DOK
Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP RI, Agam Bayu Suryanto. DOK

Enggak Bisa Lagi Bebas Pilih Jurusan, Ini 2 Menu Pilihan yang Disediakan LPDP

Ilham Pratama Putra • 27 Februari 2026 17:25
Ringkasnya gini..
  • LPDP menetapkan dua rumpun ilmu utama yang harus dipilih di awal proses seleksi, yakni STEM dan SHARE.
  • Kebijakan ini sebagai bagian dari penyelarasan pendidikan tinggi dengan prioritas strategis negara.
  • Perubahan ini bukan pembatasan, melainkan penguatan arah pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Jakarta: Pemerintah mulai mengarahkan desain besar beasiswa negara agar pemberian beasiswa selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional. Hal itu yang juga dilakukan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
 
Mulai 2026, skema pendaftaran beasiswa LPDP tidak lagi sepenuhnya memberikan kebebasan pemilihan jurusan seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya, pendaftar LPDP dapat memilih bidang studi sesuai minat masing-masing. 
 
Kini, LPDP menetapkan dua rumpun ilmu utama yang harus dipilih di awal proses seleksi.
Pertama, rumpun ilmu Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM); kedua rumoun ilmu Social, Humanities, Art, Religious, Economic (SHARE).

Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari penyelarasan pendidikan tinggi dengan prioritas strategis negara. Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP RI, Agam Bayu Suryanto, menjelaskan mulai 2026 pendaftar harus memilih salah satu dari dua rumpun tersebut.
 
“LPDP memberikan menu, yaitu dua rumpun ilmu yang ditawarkan kepada para pendaftar, yakni STEM dan SHARE. Keduanya penting dan saling melengkapi,” kata Agam dalam Diskusi Scholarship Forum pada Jumat, 27 Februari 2026.
 
Agam menjelaskan perubahan ini bukan pembatasan, melainkan penguatan arah pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Pada rumpun STEM, pendaftar juga diarahkan memilih industri strategis yang menjadi prioritas pemerintah, yakni sektor digital, maritim, kesehatan, pertahanan, artificial intelligence (AI), hingga semikonduktor.
 
“Jika memilih STEM, maka harus memilih industri strategis apa yang akan difokuskan. Industri-industri ini merupakan prioritas pemerintah,” jelas dia. 
 
Sementara itu, pada rumpun SHARE, peserta dapat memilih bidang sosial, budaya, humaniora, ekonomi, hukum, dan keilmuan lainnya yang berperan dalam penguatan tata kelola dan pembangunan sosial nasional. Selain perubahan skema rumpun ilmu, LPDP juga memperluas kolaborasi lintas kementerian.
 
Program beasiswa kini terintegrasi dengan kementerian penyelenggara pendidikan. Misalnya dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah; Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; Kementerian Agama; dan Kementerian Kesehatan.
 
"Ini menjadi upaya kita agar generasi muda yang dihasilkan selaras dengan peta jalan pembangunan nasional," ujar Agam.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan