Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, pelajar diminta tidak mudah menyerah dan terus beradaptasi. Menurut dia, masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.
Para pelajar hari ini akan menjadi wajah Indonesia pada 2045. Karena itu, mereka perlu menyiapkan diri sejak dini, tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga dengan pola pikir yang tepat.
“Growth mindset itu adalah pola pikir di mana kita senantiasa optimistis dengan semua yang terjadi dalam diri kita. Kita yakin capaian hari ini bukan akhir, tetapi awal menjadi lebih baik,” ujar Abdul Mu’ti dalam webinar Pak Menteri Menyapa Pelajar Indonesia Hebat: Liburan Pelajar Edukatif dan Bermutu di YouTube Kemendikdasmen, Selasa, 17 Maret 2026..
Ia menjelaskan pelajar tidak perlu takut gagal. Sebab, kegagalan justru menjadi bagian penting dalam proses belajar.
Dengan melakukan evaluasi diri, seseorang dapat bangkit dan memperbaiki kesalahan yang terjadi. “Orang hebat bukan mereka yang tidak pernah jatuh, tapi mereka yang belajar dari pengalaman dan mampu bangkit kembali,” jelas dia.
Mu’ti menilai pola pikir berkembang harus dibangun melalui kebiasaan sehari-hari. Perubahan besar tidak selalu datang dari langkah besar, melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten.
Ia mencontohkan pentingnya membangun rutinitas positif seperti membaca, mendengar, dan belajar dari orang lain. Dengan keterbukaan terhadap pengalaman dan pengetahuan baru, pelajar dapat memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan diri.
Selain itu, rasa percaya diri juga menjadi bagian penting dalam membangun growth mindset. Setiap individu memiliki kemampuan berbeda, namun semua potensi tersebut dapat berkembang bila diasah dengan baik.
“Kalau orang lain bisa, mengapa kita tidak bisa. Ini penting untuk membangun kepercayaan diri,” ucap dia.
Di sisi lain, ia mengingatkan agar pelajar tidak cepat puas dengan pencapaian yang diraih. Sikap merasa cukup justru dapat menghambat perkembangan diri, terutama di era disrupsi yang penuh perubahan dan persaingan.
Mu'ti mengatakan banyak peluang baru yang muncul seiring perkembangan zaman. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan oleh mereka yang terus belajar, berani mencoba, dan memiliki semangat untuk berkembang.
“Dunia ini selalu memberi kita banyak kemungkinan dan harapan. Tapi itu hanya bisa diraih kalau kita mau berusaha,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia mengajak para pelajar untuk terus menjaga semangat belajar, bahkan di luar ruang kelas. Momen liburan, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk refleksi diri, membaca buku, hingga mengembangkan ide-ide baru.
Muti optimistis dengan memiliki growth mindset, pelajar Indonesia mampu menghadapi tantangan masa depan. Sekaligus menjadi generasi unggul yang membawa kemajuan bagi bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News