Program Pendidikan Dokter Spesialis atau yang biasa disingkat PPDS adalah tahapan lanjut pendidikan seorang dokter untuk menjadi spesialis. Diterima menjadi mahasiswa PPDS tentunya memberikan kebahagiaan dan kebanggaan yang luar biasa.
Berikut daftar Pusat Pendidikan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Indonesia:
- Universitas Diponegoro
- Universitas Indonesia
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Airlangga
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Brawijaya
- Universitas Sebelas Maret
- Universitas Udayana
- Universitas Hasanuddin
- Universitas Sam Ratulangi
- Universitas Andalas
- Universitas Sumatera Utara
- Universitas Syiah Kuala.
Sejarah Prodi
Prodi ini bermula saat terbentuknya unit Penyakit Jantung di RSUP dr. Kariadi pada tahun 1984. Unit ini memiliki fasilitas-fasilitas perawatan, diagnostik, dan penatalaksanaan jantung yang cukup lengkap.Kemudian pada tanggal 8 Oktober 2002 melalui Surat Keputusan (SK) Dekan FK Undip No.62/J07.1.17/AK/2002 ditetapkan pembentukan Bagian Kardiologi FK Undip. Lalu pada tahun 2010, Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip resmi secara mandiri menyelenggarakan Pendidikan Program Studi Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (Sp.1).
Visi Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip ialah Tahun 2024 menjadi pusat pendidikan profesi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah berbasis riset yang unggul di bidang penyakit jantung koroner.
Sefri menambahkan prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip dilengkapi dengan fasilitas dan sarana prasarana pemeriksaan jantung yang cukup lengkap. Fasilitas ini meliputi Echocardiography, Cathlab, CVCU, Bedah Jantung, EP-Lab, TMT, Holter, Doppler Vascular, Nuclear CT, dan MRI.
Baca juga: 40.094 Siswa Daftar SNMPTN 2022 di UB, Kedokteran dan Ilmu Hukum Terfavorit
“Alhamdulillah Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip ini dengan menginduk di RSUP dr. Kariadi dan Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) difasilitasi dengan sarana dan prasarana pemeriksaan jantung yang cukup lengkap bahkan dengan spesifikasi yang bagus sekali dan terkini," terang Sefri.