Dokumen ini menjadi syarat mutlak administrasi yang harus dipenuhi oleh para atlet, pelatih, maupun tenaga keolahragaan. Melansir informasi dari akun Instagram resmi @kemenpora, proses pengajuan rekomendasi dilakukan secara terpusat melalui sistem daring.
Buat kamu yang tertarik mendaftar, yuk simak alur pengajuan surat rekomendasinya berikut ini:
Alur pengajuan rekomendasi
Bagi calon pelamar yang membidik beasiswa ini, berikut tahapan teknis yang harus dilalui untuk mendapatkan surat rekomendasi:1. Registrasi dan pemutakhiran data
Pelamar wajib melakukan pendaftaran akun serta memutakhirkan data diri melalui laman resmi sitenor.id. Pastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan identitas asli.2. Unggah dokumen
3. Pengajuan rekomendasi
Klik menu "Beasiswa", kemudian pilih opsi "Ajukan Rekomendasi". Penting untuk dicatat, pelamar harus memastikan seluruh data sudah benar dan lengkap sebelum menekan tombol ajukan. Pengajuan yang sudah dikirim tidak dapat diubah kembali.4. Verifikasi dan pengumuman
Tim verifikator Kemenpora akan memeriksa kelayakan dokumen. Hasil verifikasi rekomendasi dijadwalkan akan diumumkan pada tanggal 9 Februari 2026.Kemenpora menekankan agar para pelamar memperhatikan alur ini dengan saksama. Rekomendasi yang diterbitkan Kemenpora akan digunakan sebagai tiket masuk untuk mendaftar di portal LPDP.
Beasiswa Keolahragaan merupakan program hasil kolaborasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang ditujukan untuk Warga Negara Indonesia khususnya olahragawan, mantan olahragawan, dan tenaga keolahragaan. Keberadaan beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia demi mendukung pengembangan ekosistem olahraga di Indonesia.
Berikut persyaratan dan timeline seleksi yang mesti kamu perhatikan.
Persyaratan Umum Beasiswa Keolahragaan 2026
Berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi:- Warga Negara Indonesia
- Telah menyelesaikan studi S1/D4 untuk beasiswa magister atau S2 untuk beasiswa doktor
- Tidak dipersyaratkan nilai minimal IPK (khusus Jalur Penghargaan Prestasi)
- Tidak dipersyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris (khusus Jalur Penghargaan Prestasi)
- Memilih perguruan tinggi dan program studi sesuai ketentuan LPDP
- Bagi CPNS/PNS/TNI/POLRI wajib melampirkan surat usulan dari pejabat yang berwenang
Persyaratan Khusus Beasiswa Keolahragaan 2026
Jalur Penghargaan Prestasi:
- Pernah meraih prestasi di bidang keolahragaan tingkat internasional
- Usia maksimal 45 tahun untuk magister, 50 tahun untuk doktor (per 31 Desember tahun pendaftaran)
- Mengunggah surat rekomendasi dari Kemenpora keluaran SITENOR
Jalur Peningkatan Prestasi:
- WNI yang bergerak di bidang keolahragaan
- Usia maksimal 40 tahun untuk magister, 45 tahun untuk doktor (per 31 Desember tahun pendaftaran)
- Memiliki prestasi minimal tingkat nasional (untuk atlet)
Timeline Beasiswa Keolahragaan 2026
Melansir dari laman LPDP, berikut jadwal penting yang perlu dicatat:- Pendaftaran akun SITENOR dan pembaruan data: 2 Januari-5 Februari 2026
- Pengajuan rekomendasi beasiswa kepada Kemenpora: 26 Januari-6 Februari 2026
- Pengumuman hasil rekomendasi oleh Kemenpora: 9 Februari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News