Pendaftaran. Foto: MTVN/Khairunnisa Putri M
Pendaftaran. Foto: MTVN/Khairunnisa Putri M

LPDP-Kemenpora Buka Beasiswa Keolahragaan 2026, Catat Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya

Renatha Swasty • 21 Januari 2026 10:47
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran Beasiswa Keolahragaan 2026. Program beasiswa ini dirancang khusus untuk atlet aktif, mantan atlet berprestasi, dan tenaga keolahragaan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3).
 
Beasiswa ini tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga mencakup dukungan hidup dan riset sebagai bentuk apresiasi negara terhadap para insan olahraga Indonesia. Sebelum membahas lebih lanjut tentang jadwal dan persyaratan pendaftaran, yuk kenalan dulu dengan program beasiswa yang satu ini. Simak selengkapnya!

Apa itu beasiswa keolahragaan 2026?

Melansir akun Instagram @kemenpora, Beasiswa Keolahragaan adalah program hasil kolaborasi antara Kemenpora dan LPDP yang bertujuan membuka peluang pendidikan jenjang S2 hingga S3 bagi para pelaku olahraga di Indonesia. Program ini hadir sebagai bentuk apresiasi negara sekaligus upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) olahraga nasional.
 
Beasiswa ini dirancang khusus untuk memberikan kesempatan kepada atlet aktif, mantan atlet berprestasi, dan tenaga keolahragaan agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Dengan adanya program ini, diharapkan ekosistem olahraga di Indonesia dapat berkembang lebih baik melalui peningkatan kompetensi SDM di bidang keolahragaan.

Nah, setelah mengetahui apa itu Beasiswa Keolahragaan, sekarang saatnya cari tahu siapa saja yang berhak mendaftar program ini.

Siapa saja yang bisa mendaftar?

Berdasarkan informasi dari laman LPDP, beasiswa ini ditujukan untuk warga negara Indonesia yang merupakan olahragawan dan mantan olahragawan dengan prestasi tertentu di tingkat internasional.
 
Program ini tersedia dalam dua jalur, yaitu Jalur Peningkatan Prestasi untuk atlet aktif yang berdedikasi tinggi dan terus berkontribusi di bidang olahraga, serta Jalur Penghargaan Prestasi yang diberikan sebagai apresiasi negara bagi atlet nasional dan internasional yang telah menorehkan prestasi tingkat tinggi.
 
Khusus untuk Jalur Penghargaan Prestasi, sasaran peserta adalah mereka yang pernah meraih salah satu prestasi seperti:
  1. Juara 1, 2, atau 3 pada kejuaraan Olimpiade atau Paralimpiade
  2. Juara 1, 2, atau 3 pada Kejuaraan Dunia Resmi dari Federasi Internasional
  3. Juara 1 atau 2 pada Asian Games atau Asian Para Games
  4. Juara 1 pada kejuaraan SEA Games atau ASEAN Para Games
  5. Juara 1, 2, atau 3 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat dunia
  6. Juara 1 atau 2 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat benua
  7. Juara 1 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat regional
  8. Juara 1 olahraga internasional yang diberikan penghargaan oleh Presiden RI
  9. Juara 1 pada kejuaraan olahraga internasional yang tidak diutus negara namun mewakili Indonesia

Jenjang pendidikan dan cakupan beasiswa

Program Beasiswa Keolahragaan 2026 menyediakan dua jenjang pendidikan. Untuk jenjang magister (S2), beasiswa diberikan dengan durasi pendanaan maksimal 24 bulan untuk program single degree. Sementara untuk jenjang doktor (S3), durasi pendanaan diberikan maksimal 48 bulan juga untuk program single degree.
 
Cakupan dana yang diberikan cukup komprehensif. Dana pendidikan meliputi:
  1. Dana pendaftaran
  2. SPP/Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal
  3. Tunjangan buku
  4. Penelitian tesis/disertasi
  5. Seminar internasional
  6. Publikasi jurnal internasional

Sedangkan untuk dana pendukung mencakup:
  1. Transportasi
  2. Aplikasi visa
  3. Asuransi kesehatan
  4. Dana kedatangan
  5. Hidup bulanan
  6. Lomba internasional
  7. Pengayaan bahasa (khusus Jalur Penghargaan)
  8. Tunjangan keluarga (khusus doktor)
  9. Keadaan darurat (jika diperlukan)

Persyaratan

Setelah mengetahui jenjang dan cakupan beasiswa, berikut ini persyaratan yang perlu kamu penuhi untuk bisa mendaftar. Untuk persyaratan khusus Jalur Penghargaan Prestasi, calon pendaftar harus memenuhi beberapa kriteria. Berdasarkan informasi dari laman LPDP, berikut persyaratan yang harus dipenuhi:
  1. Pernah meraih prestasi di bidang keolahragaan tingkat internasional sesuai kriteria
  2. Batas usia pada 31 Desember tahun pendaftaran: maksimal 45 tahun untuk magister dan maksimal 50 tahun untuk doktor
  3. Tidak dipersyaratkan nilai minimal IPK dari jenjang studi sebelumnya
  4. Tidak dipersyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris
  5. Mengunggah bukti prestasi berupa foto medali atau dokumen sertifikat
  6. Mengunggah surat rekomendasi dari Kemenpora melalui SITENOR yang diterbitkan maksimal 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran
Menariknya, program ini tidak mempersyaratkan nilai minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya dan juga tidak mewajibkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi para atlet yang ingin melanjutkan pendidikan.

Jadwal

Nah, ini dia bagian penting yang tidak boleh kamu lewatkan. Catat baik-baik jadwal pendaftaran dan seleksinya ya! Melansir dari laman LPDP, berikut timeline lengkap Beasiswa Keolahragaan 2026:
  1. Update akun dan unggah dokumen Sitenor: 2 Januari-5 Februari 2026
  2. Pengajuan rekomendasi Kemenpora: 26 Januari-6 Februari 2026
  3. Pengumuman hasil rekomendasi: 9 Februari 2026.
Pastikan mempersiapkan semua dokumen sejak jauh-jauh hari agar tidak terburu-buru saat periode pendaftaran dibuka.

Cara Mendaftar Beasiswa Bidang Keolahragaan

  1. Mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga
  2. Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ pada saat program telah dibuka
  3. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
  4. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran

Tahapan Seleksi Beasiswa Bidang Keolahragaan

  1. Mendapatkan rekomendasi dari Kemenpora
  2. Seleksi Administrasi (oleh LPDP)
  3. Seleksi Bakat Skolastik (oleh LPDP)
  4. Seleksi Substansi (oleh LPDP)
Bagi peserta Beasiswa Keolahragaan yang mendaftar melalui Jalur Peningkatan Prestasi dengan LoA Unconditional yang sesuai dengan ketentuan LPDP dan/atau Jalur penghargaan prestasi dapat melanjutkan ke tahap Seleksi Substansi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik.
 
Nah, itulah informasi terkait beasiswa keolahragaan yang patut diketahui. Jangan sampai terlewat ya! (Bramcov Stivens Situmeang)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan