Logo LPDP. Dok LPDP
Logo LPDP. Dok LPDP

Daftar 20 Provinsi Penerima Beasiswa LPDP 2026, Daerahmu Termasuk?

Ilham Pratama Putra • 02 Juli 2026 22:53
Ringkasnya gini..
  • LPDP menetapkan 2.753 penerima Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 dari berbagai provinsi di Indonesia.
  • Jawa Barat menjadi provinsi dengan penerima LPDP terbanyak, disusul DKI Jakarta dan Jawa Timur.
  • Cek daftar lengkap provinsi dengan penerima Beasiswa LPDP 2026 terbanyak dan lihat apakah daerahmu masuk.
Jakarta: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) baru saja mengumumkan penerima beasiswa LPDP 2026 tahap 1. Sebanyak 2.753 peserta dinyatakan sebagai penerima beasiswa LPDP tahap 1 2026. 
 
Ribuan penerima beasiswa itu tersebar di berbagai Provinsi di Indonesia. Mulai dari Jawa Barat, Jakarta hingga Sulawesi Utara. 
 
Data penerima beasiswa LPDP Tahap 1 2026 itu dirilis dalam konferensi pers LPDP pada Senin 29 Juni 2026 lalu. Peserta dari Provinsi mana saja yang paling banyak menerima beasiswa LPDP? Berikut daftarnya:

20 Provinsi Penerima Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 Terbanyak

  1. Jawa Barat: 414 Penerima
  2. DKI Jakarta: 325 Penerima
  3. Jawa Timur: 324 Penerima
  4. Jawa Tengah: 272 Penerima
  5. Banten: 139 Penerima
  6. DI Yogyakarta: 131 Penerima
  7. Nusa Tenggara Timur: 129 Penerima
  8. Sumatera Utara: 92 Penerima
  9. Sulawesi Selatan: 88 Penerima
  10. Sumatera Barat: 73 Penerima
  11. Aceh: 70 Penerima
  12. Papua: 61 Penerima
  13. Maluku: 60 Penerima
  14. Riau: 55 Penerima
  15. Lampung: 48 Penerima
  16. Nusa Tenggara Barat: 40 Penerima
  17. Sumatera Selatan: 38 Penerima
  18. Kalimantan Barat: 38 Penerima
  19. Bali: 38 Penerima
  20. Kepulauan Riau: 31 Penerima
  21. Jambi: 31 Penerima
  22. Sulawesi Utara: 30 Penerima

Untuk kamu yang belum beruntung pada seleksi beasiswa LPDP Tahap I, kini LPDP resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026. Pendaftaran LPDP tahap II 2026 dimulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026 melalui lpdp.kemenkeu.go.id. 

Pada tahap kedua tahun ini, LPDP menyediakan sejumlah program beasiswa. Berikut daftar program beasiswa LPDP tahap II 2026:
  • Beasiswa STEM Industri Strategis
  • Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics)
  • Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan
  • Beasiswa Keolahragaan
  • Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.
Baca juga: Beasiswa LPDP 2026 Tanpa IELTS Jika Kantongi LoA, Cek Aturan Terbarunya  

LPDP memberikan perhatian besar pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Hal ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan industri strategis nasional.
 
Bidang STEM Industri Strategis sendiri mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi. Termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, hingga kewirausahaan dan industri kreatif.
 
Selain itu, LPDP juga mendukung bidang STEM-related. Yaitu, bidang non-STEM yang berperan dalam penguatan industri strategis seperti bisnis, ekonomi, hukum, dan kebijakan publik.
 
Sementara itu, program SHARE tetap menjadi bagian penting LPDP untuk memperkuat pembangunan manusia melalui bidang sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, kebijakan publik, hingga keagamaan. Direktur Utama LPDP Yon Arsal mengatakan LPDP terus meningkatkan porsi pendanaan untuk bidang STEM dan STEM-related. 
 
Pada 2026, sekitar 80 persen alokasi beasiswa diarahkan untuk bidang STEM dan STEM-related. Sedangkan untuk bidang SHARE maksimal 20 persen.
 
"Kita peningkatan STEM bergerak terus. Pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related," ujar Yon Arsal di Jakarta, Senin 29 Juni 2026.
 
Baca juga: Sah! Jakarta Punya LPDP Sendiri, Segini Kuotanya  

Menurut Yon, kebijakan tersebut dilakukan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional dan industri masa depan. Selain fokus pada bidang strategis, LPDP juga tetap memberikan perhatian terhadap program afirmasi. 
 
Pada LPDP Tahap II 2026 ini, pihaknya pun melakukan sejumlah perubahan kebijakan. Perubahan tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendaftar sekaligus memberikan kemudahan bagi calon penerima beasiswa.
 
Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan terdapat beberapa perubahan penting. Berikut daftar perubahan kebijakan LPDP Tahap II 2026:

Keringanan Syarat Bahasa Inggris

Pendaftar Afirmasi
 
Tujuan dalam negeri:
  • Tidak diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
Tujuan luar negeri:
  • Pendaftar yang sudah memiliki LoA Unconditional tidak wajib menyertakan sertifikat bahasa Inggris.
  • Pendaftar yang belum memiliki LoA Unconditional mendapat opsi tambahan sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
Khusus pendaftar afirmasi Putra-Putri Papua, LPDP tetap memberikan kemudahan dengan tidak mensyaratkan IPK minimal maupun kemampuan bahasa Inggris untuk tujuan dalam maupun luar negeri.
 
Pendaftar Non-Afirmasi (Umum/CPNS/PNS/TNI/Polri)
  • Pemilik LoA Unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa Inggris.
  • Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional Tujuan dalam negeri:
a. Dapat menggunakan sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
b. Dapat menggunakan Test of English Proficiency (TOEP).
  • Tujuan luar negeri:
a. LPDP menambahkan opsi sertifikat bahasa Inggris berupa Duolingo.
 
Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research
  • Pemilik LoA Unconditional tidak wajib menyertakan sertifikat bahasa Inggris.
  • Pendaftar tanpa LoA mendapat opsi sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
  • Skor minimal bahasa Inggris diturunkan dibandingkan tahap sebelumnya.

Penambahan Universitas Unggulan LPDP
 
Jumlah universitas unggulan bertambah dari sebelumnya 17 universitas menjadi 31 universitas. Dengan rincian sebagai berikut:
  • 17 universitas unggulan untuk seluruh program studi.
  • 14 universitas tambahan khusus program studi STEM.
LPDP juga memperbarui daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri, luar negeri, program double/joint degree untuk Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE, serta daftar kampus tujuan Beasiswa Keolahragaan. LPDP menegaskan seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti seleksi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026.
 
Baca juga: Hasil Seleksi Substansi Beasiswa LPDP Diumumkan, Cek Akunmu Sekarang

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA