Kampus IPB University. Dok IPB University
Kampus IPB University. Dok IPB University

Pakar IPB: Pencemaran Perairan Kian Memprihatinkan

Pendidikan pencemaran lingkungan pencemaran sungai
Arga sumantri • 13 November 2020 10:34
Bogor: Dosen Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (MSP-FPIK) IPB University, Sigid Hariyadi, mengatakan, pencemaran air kian memprihatinkan. Salah satu penyebabnya, pertambahan penduduk dan terjadinya berbagai kegiatan pembangunan.
 
Ia menjelaskan, meningkatnya populasi manusia membuat kebutuhan akan air bersih juga naik signifikan. Secara global, siklus air memang tidak banyak berubah, tetap terjadi pembentukan air tawar melalui hujan dan sumber-sumber air, tetapi sejalan dengan peningkatan populasi manusia, meningkat pula eksploitasi alam.
 
Di sisi lain, berbagai pembangunan dan kegiatan yang mau tidak mau menghasilkan limbah atau dampak negatif yang semakin meningkat pula. Pada akhirnya, dapat berakibat pada pencemaran perairan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perairan, baik itu situ, danau, sungai atau waduk, pada umumnya berada di bagian bawah dari daratan. Sehingga, apapun kegiatan yang ada di atasnya, atau biasa disebut Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Daerah Tangkapan Air (DTA) pada akhirnya akan terbawa aliran dan masuk ke perairan, sungai, situ, danau, atau waduk. Belum lagi kebiasaan buruk dari sebagian masyarakat yang membuang apapun ke sungai, masih belum hilang hingga saat ini.
 
"Sehingga, pencemaran di sungai, danau dan waduk terjadi di mana-mana," kata Sigid melalui siaran pers, Jumat, 13 November 2020.
 
Baca:Alumni IPB: Malaysia Hingga Australia Lirik Potensi Hewan Ternak Indonesia
 
Kebutuhan air semakin meningkat karena jumlah manusia yang semakin bertambah. Sementara, sejumlah air tawar semakin cepat mengalir ke laut melalui banjir yang semakin sering terjadi, jumlah air tawar yang tersisa di situ, danau, embung, waduk (disingkat SDEW) dan sungai-sungai pun kualitasnya semakin menurun karena pencemaran.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif