TKA SMP. DOK Kemendikdasmen
TKA SMP. DOK Kemendikdasmen

Jangan Sampai Salah! Begini Cara Baca Hasil Nilai TKA

Bramcov Stivens Situmeang • 19 Mei 2026 15:21
Ringkasnya gini..
  • Proses penghitungan nilai TKA dilakukan melalui dua tahap.
  • Hasil TKA dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yakni Baik, Memadai, dan Kurang.
  • Seluruh data tersebut kemudian diolah secara statistik untuk menghasilkan pemetaan kemampuan peserta didik.
Jakarta: Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan sekadar deretan angka semata. Memahami cara membaca hasil TKA dengan benar menjadi kunci agar nilainya bisa dimanfaatkan sebagai bahan refleksi sekaligus pijakan pengembangan diri peserta didik.
 
Sebelum membahas cara membaca hasilnya, yuk kenalan dulu dengan TKA. Simak selengkapnya.

Apa itu TKA?

Melansir laman TKA Kemendikdasmen, Tes Kemampuan Akademik lahir dari kebutuhan mendasar akan adanya laporan capaian akademik individu murid yang terstandar. Selama beberapa tahun terakhir, ketiadaan laporan semacam ini menimbulkan sejumlah persoalan, terutama ketika perbandingan capaian akademik antarsiswa dari berbagai satuan pendidikan harus dilakukan, misalnya dalam proses seleksi.
 
Ketika seleksi masih bertumpu pada data penilaian internal sekolah seperti nilai rapor, persoalan objektivitas dan keadilan pun tak terhindarkan. Setidaknya ada empat tujuan utama yang mendasari kehadiran tes ini, yakni memperoleh informasi capaian akademik murid yang terstandar untuk keperluan seleksi akademik.

Selain itu, TKA bertujuan menjamin pemenuhan akses bagi peserta didik di jalur pendidikan nonformal dan informal terhadap penyetaraan hasil belajar. Program ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas pendidik dalam mengembangkan sistem penilaian yang lebih berkualitas.
 
Di sisi lain, hasil TKA dapat memberikan informasi kepada murid mengenai kekuatan dan kelemahan mereka di bidang akademik. Berangkat dari tujuan itu, tak heran jika memahami hasil TKA menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.
 
Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen menjelaskan hasil TKA dirancang untuk memberikan gambaran kemampuan peserta didik secara lebih menyeluruh melalui proses penilaian objektif dan terukur. Pihaknya menilai TKA bukan sekadar soal nilai, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat sejauh mana kemampuan dan potensi akademik peserta didik berkembang.
 
"Melalui proses penilaian yang objektif dan terukur, hasil TKA dapat memberikan gambaran kemampuan peserta didik secara lebih menyeluruh. Karena itu, penting untuk memahami bagaimana hasil TKA dibaca agar bisa jadi bahan refleksi dan pengembangan diri. Yuk, kenali lebih dekat proses dan makna di balik hasil TKA!," tulis informasi di akun Instagram @litbangdikbud, dikutip Selasa, 19 Mei 2026.

Cara baca nilai TKA

Proses penghitungan nilai TKA dilakukan melalui dua tahap. Pertama, setiap jawaban peserta dianalisis secara mendalam untuk tiap mata uji melalui proses Analisis Respons.
 
Selanjutnya, nilai dari setiap mata uji digabungkan menjadi skor utuh sebagai Skor Akhir. Untuk jenjang SD dan SMP, nilai menggunakan skala 0–100, sedangkan untuk SMA dan SMK menggunakan skala 200–800.
 
Seluruh nilai ini disajikan dengan pembulatan dua angka di belakang koma. Hasil TKA kemudian dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yakni Baik, Memadai, dan Kurang.
 
Bagi Sobat Medcom yang ingin meraih predikat Istimewa, tentunya ada syarat yang harus dipenuhi. Untuk jenjang SD dan SMP, nilai minimal 95,00 di masing-masing mata uji.
 
Sedangkan untuk SMA dan SMK, nilai minimal yang harus dicapai adalah 725,00 di setiap mata uji. Seluruh data tersebut kemudian diolah secara statistik untuk menghasilkan pemetaan kemampuan peserta didik.
 
Sebagai gambaran, berikut rerata nasional nilai TKA tingkat SMA, baik negeri maupun swasta. Nilai ini berdasarkan data yang tercantum di laman tka.kemendikdasmen.go.id:
 

Rerata Nasional Nilai TKA SMA

  1. Bahasa Indonesia: 57,03
  2. Matematika: 37,03
  3. Bahasa Inggris: 26,33
  4. PPKn: 62,31
  5. Antropologi: 70,47
  6. Projek Kreatif dan Kewirausahaan: 52,82
  7. Bahasa Indonesia Lanjut: 69,69
  8. Matematika Lanjut: 40,13
  9. Bahasa Inggris Lanjut: 46,77
  10. Biologi: 54,76
  11. Sosiologi, 60,64
  12. Ekonomi: 32,24
  13. Kimia: 35,01
  14. Sejarah: 63,48
  15. Fisika: 38,25
  16. Geografi: 70,63
  17. Bahasa Arab: 65,99
  18. Bahasa Jepang: 56,89
  19. Bahasa Mandarin: 65,05
  20. Bahasa Jerman: 37,19
  21. Bahasa Korea: 30,68
  22. Bahasa Perancis: 47,02
Sementara itu, data statistik nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta untuk seluruh jenjang menunjukkan variasi capaian nilai di berbagai mata pelajaran. Bahasa Indonesia mencatat rerata 60,92 dengan distribusi kategori Istimewa 57,9 persen, Baik 32,8 persen, Memadai 7,7 persen, dan Kurang 1,6 persen.
 
Pada mata pelajaran Matematika, rerata nilai berada di angka 38,79 dengan kategori Istimewa 4,4 persen, Baik 25,7 persen, Memadai 34,6 persen, dan Kurang 35,3 persen. Sementara itu, Bahasa Inggris memiliki rerata 31,87 dengan distribusi Istimewa 33,5 persen, Baik 16,8 persen, Memadai 29,2 persen, dan Kurang 20,5 persen.
 
Untuk PPKn, rerata nilai mencapai 63,72 dengan kategori Istimewa 13,3 persen, Baik 19,6 persen, Memadai 34,6 persen, dan Kurang 32,5 persen. Mata pelajaran Antropologi mencatat rerata tertinggi, yakni 77,06, dengan distribusi Istimewa 22,5 persen, Baik 28,0 persen, Memadai 33,9 persen, dan Kurang 15,6 persen.
 
Selain itu, Projek Kreatif dan Kewirausahaan memiliki rerata 60,90 dengan kategori Istimewa 12,6 persen, Baik 29,9 persen, Memadai 26,8 persen, dan Kurang 30,8 persen. Bahasa Indonesia Lanjut mencatat rerata 75,49 dengan distribusi Istimewa 33,0 persen, Baik 35,8 persen, Memadai 25,5 persen, dan Kurang 5,6 persen.
 
Sementara itu, Matematika Lanjut memperoleh rerata 43,66 dengan kategori Istimewa 11,1 persen, Baik 30,2 persen, Memadai 45,0 persen, dan Kurang 13,8 persen. Bahasa Inggris Lanjut memiliki rerata 55,31 dengan distribusi Istimewa 38,3 persen, Baik 21,0 persen, Memadai 18,3 persen, dan Kurang 22,4 persen.
 
Untuk Biologi, rerata nilai tercatat 60,31 dengan kategori Istimewa 19,3 persen, Baik 39,4 persen, Memadai 32,1 persen, dan Kurang 9,3 persen. Untuk informasi lebih lengkap mengenai hasil TKA pada mata pelajaran lainnya, kamu dapat mengakses laman tka.kemendikdasmen.go.id.
 
Itulah ulasan mengenai cara baca hasil nilai TKA yang perlu dipahami. Jadi, Sobat Medcom, bagaimana hasil nilai kamu?

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA