Kampus UNJ. Foto: UNJ
Kampus UNJ. Foto: UNJ

Peringkat UNJ di THE Sustainability Impact Ratings 2026, Tembus Top 800 Dunia

Citra Larasati • 24 Juni 2026 13:56
Ringkasnya gini..
  • UNJ sukses raih posisi 4 besar kampus LPTK RI di THE Sustainability Impact Ratings 2026.
  • Paling mentereng, UNJ tembus peringkat 101 - 200 dunia untuk inovasi energi bersih (SDG 7).
  • Prestasi ini bukti UNJ tak cuma kejar akademik, tapi bawa dampak nyata bagi masyarakat.
Jakarta: Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali membuktikan tajinya di kancah global. Gak sekadar dikenal sebagai kampus pencetak guru, UNJ sukses nangkring di posisi 4 besar Perguruan Tinggi Negeri Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (PTN LPTK) se-Indonesia dalam rilis Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026.
 
Secara global, kampus di kawasan Rawamangun ini mantap berada di kelompok peringkat 601 - 800 dunia. Pencapaian ini jadi bukti nyata kalau UNJ sangat serius berkontribusi terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) gagasan PBB. Sebagai informasi, THE Sustainability Impact Ratings adalah salah satu tolok ukur paling bergengsi yang menilai kampus dari empat sisi utama, yakni research (riset), stewardship (tata kelola), outreach (pengabdian masyarakat), dan teaching (pembelajaran).
 
Artinya, UNJ berhasil menyulap agenda keberlanjutan menjadi aksi nyata, mulai dari riset yang memberi solusi konkret, kolaborasi strategis, sampai program yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Jagoan di Isu Energi Bersih hingga Perubahan Iklim

Kalau dibedah lebih dalam, rapor UNJ di berbagai indikator SDGs benar-benar memuaskan, terutama untuk isu-isu lingkungan yang sangat relate dengan kepedulian anak muda Gen Z saat ini. Paling mentereng, UNJ sukses tembus peringkat 101–200 dunia untuk indikator affordable and clean energy (SDGs 7). Ini membuktikan kontribusi masif UNJ dalam mendorong transisi energi yang ramah lingkungan.

Tidak berhenti di situ, UNJ juga unjuk gigi di berbagai sektor vital lainnya:
  1. SDGs 6 (Clean Water and Sanitation): Peringkat 201 - 300 dunia.
  2. SDGs 2 (Zero Hunger), SDGs 14 (Life Below Water), SDGs 15 (Life on Land): Kompak berada di kelompok 301 - 400 dunia, menyoroti aksi nyata UNJ dalam pelestarian ekosistem darat dan laut.
  3. SDGs 4 (Quality Education): Peringkat 401 - 600 dunia, mengukuhkan DNA UNJ dalam mencetak tenaga pendidik berkualitas.
  4. SDGs 13 (Climate Action): Peringkat 401 - 600 dunia, sebagai bukti kepedulian kampus pada krisis iklim global.
Sementara itu, dari sisi penguatan tata kelola dan kemitraan global (SDGs 16 dan 17), UNJ juga mencatatkan hasil positif dengan menempati kelompok 401–600 dunia.

Komitmen Nyata, Bukan Cuma Angka di Atas Kertas

Rektor UNJ, Komarudin, menyebut lompatan ini adalah buah manis dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang sukses menjadikan nilai keberlanjutan sebagai fondasi di setiap aktivitas kampus.
 
“Pencapaian UNJ pada pemeringkatan THE Sustainability Impact Ratings 2026 merupakan bukti nyata bahwa transformasi institusi yang kami lakukan berjalan pada arah yang tepat. UNJ tidak hanya berorientasi pada peningkatan reputasi akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata terhadap penyelesaian isu-isu global melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Komarudin dikutip dari laman UNJ, Rabu, 24 Juni 2026. 
 
Senada dengan hal tersebut, Prof. Fahrurrozi selaku Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ, menambahkan bahwa ekosistem inovasi yang kuat menjadi kunci utama meroketnya performa UNJ.
 
“Capaian ini menunjukkan bahwa riset dan inovasi yang dikembangkan UNJ semakin relevan dengan kebutuhan global. Kolaborasi lintas disiplin, kemitraan internasional, serta integrasi sistem informasi menjadi kunci dalam memperkuat kontribusi UNJ terhadap agenda pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
 
Di sisi lain, Direktur Inovasi, Hilirisasi, Sistem Informasi dan Pemeringkatan sekaligus Ketua EQUITY UNJ, Murti Kusuma W., menegaskan bahwa pencapaian kampus ini merefleksikan transformasi yang utuh.
 
“THE Impact Ratings tidak hanya menilai output akademik, tetapi juga dampak nyata perguruan tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan. Posisi UNJ dalam berbagai SDGs menunjukkan bahwa transformasi institusi yang dilakukan bersifat holistik dan berkelanjutan,” jelas Murti.
 
Deretan prestasi gemilang ini pastinya makin menjadi modal berharga bagi UNJ untuk terus melangkah maju sebagai universitas berkelas dunia yang inklusif, berkelanjutan, dan tak pernah lelah membawa dampak positif bagi masyarakat Indonesia serta komunitas global.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA