Lompatan ini terbilang sangat signifikan. Mengingat pada edisi THE Impact Rankings 2025 tahun lalu, UNAND masih berada di posisi 601 - 800 dunia. Kenaikan peringkat ini membuktikan bahwa UNAND makin agresif unjuk gigi sebagai kampus yang tidak hanya jago mencetak prestasi akademik, tetapi juga konsisten memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas dan lingkungan.
Kampus Pembawa Solusi Nyata
Pemeringkatan bergengsi global ini secara khusus mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang digagas PBB. Artinya, UNAND dinilai sukses menjawab tantangan pembangunan melalui kolaborasi riset, kualitas pendidikan, pengabdian masyarakat, kemitraan strategis, hingga tata kelola yang sustain.Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph.D., menegaskan, pencapaian ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang konsisten mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam nadi tridarma perguruan tinggi.
“Peningkatan peringkat ini bukan sekadar pengakuan internasional terhadap Universitas Andalas, tetapi juga refleksi dari komitmen jangka panjang kami dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan bangsa. Kami meyakini bahwa universitas tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjadi agen perubahan yang mampu menghasilkan solusi nyata bagi berbagai tantangan global,” ujar Rektor Efa dikutip dari laman Unand, Rabu, 24 Juni 2026.
Bersaing Ketat di Kancah Global
Masuk radar penilaian THE Sustainability Impact Ratings 2026 bukanlah hal yang mudah. Pada edisi 2026 ini, mereka menyeleksi dan mengevaluasi secara ketat 1.646 universitas dari 116 negara dan wilayah.Ketua Tim World Class University (WCU) UNAND, Dr. Eng. M. Makky, membeberkan bahwa peningkatan posisi ini tidak lepas dari solidnya kualitas pelaporan data dan masifnya program kampus yang berdampak langsung terhadap masyarakat sekitar.
“THE Sustainability Impact Ratings tidak hanya menilai reputasi atau produktivitas akademik semata, tetapi juga mengukur sejauh mana aktivitas perguruan tinggi memberikan dampak terhadap pembangunan berkelanjutan. Karena itu, capaian ini menunjukkan bahwa berbagai program pendidikan, penelitian, inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola yang dijalankan UNAND telah memperoleh pengakuan di tingkat internasional,” jelasnya.
Makky juga menekankan, prestasi ini bakal jadi suntikan motivasi bagi UNAND untuk terus memperkuat DNA mereka sebagai impact-oriented university.
Jagoan di Isu Kesetaraan dan Inovasi SDGs
Jika dibedah lebih dalam, UNAND mengantongi rapor yang sangat mentereng di beberapa indikator krusial SDGs. UNAND sukses tembus jajaran elit 101 - 200 dunia pada kategori:- SDG 5: Gender Equality (Kesetaraan Gender)
- SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)
- SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)
Di kancah domestik, rentetan pencapaian ini mengukuhkan posisi Universitas Andalas di urutan ke-15 nasional. UNAND kini berdiri sejajar dengan raksasa Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) lainnya seperti Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Brawijaya (UB). Ini sekaligus menjadi bukti sahih komitmen kampus-kampus di Indonesia untuk terus mendunia dengan membawa solusi konkret bagi keberlanjutan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda