Oleh karena itu, persiapan yang baik secara spiritual maupun fisik sangat penting agar ibadah dapat dijalankan dengan maksimal dan penuh kekhusyukan. Salah satu bentuk persiapan fisik yang sangat dianjurkan adalah menjaga kebersihan diri melalui mandi sunnah.
Dalam Islam, mandi bukan sekadar aktivitas membersihkan badan dari kotoran, tetapi juga merupakan bentuk kesiapan dalam menyambut ibadah-ibadah besar. Membersihkan diri sebelum memasuki waktu puasa atau pada malam-malam Ramadan diyakini dapat memberikan kesegaran tubuh yang menunjang kelancaran ibadah seperti salat tarawih dan tadarus Al-Qur'an.
Mengutip laman NU Online, dasar anjuran ini diperkuat oleh penjelasan para ulama, salah satunya Syekh Ibrahim al-Bajuri dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri. Keduanya menyebutkan mandi pada setiap malam bulan Ramadan termasuk dalam kategori mandi yang disunnahkan.
Meskipun terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai batasan waktunya, pandangan yang paling kuat menyatakan kesunnahan ini berlaku untuk setiap malam sepanjang bulan Ramadan tanpa terkecuali.
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai bacaan niat mandi beserta tata caranya, yuk simak terlebih dahulu apa itu mandi wajib:
Apa itu mandi wajib?
Mengutip laman Metrotvnews.com, mandi wajib yang juga sering disebut sebagai mandi junub adalah cara bersuci dalam Islam yang bertujuan membebaskan seseorang dari hadas besar. Melakukan mandi ini merupakan kewajiban agar rangkaian ibadah, seperti salat dan puasa, dinilai sah secara syariat.Seseorang diharuskan melakukan mandi wajib apabila mengalami kondisi-kondisi berikut:
- Melakukan hubungan suami istri
- Keluarnya air mani, baik disengaja maupun tidak
- Selesainya masa menstruasi atau haid
- Berhentinya darah setelah persalinan atau nifas
- Proses melahirkan
Syaratnya, orang tersebut sudah membacakan niat puasa sebelum terbit fajar atau waktu Subuh. Namun, ia harus segera melakukan mandi wajib agar dapat menunaikan salat Subuh secara sah.
Bacaan niat mandi sebelum puasa Ramadan
Bagi Sobat Medcom yang ingin mengamalkan ibadah sunnah ini, berikut adalah lafal niat yang dapat dibaca sesuai dengan tujuannya dilansir dari laman unikma.ac.id1. Niat mandi sunnah setiap malam Ramadan
Niat ini dilafalkan ketika mandi pada malam hari selama bulan Ramadan:نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى
Nawaitu ada’al ghuslil masnuni li fi hadzihil lailatil min romadhona lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.”
2. Niat mandi sunnah awal Ramadan
Dibaca saat mandi sore atau malam pertama menjelang dimulainya bulan puasa:نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِدُخُولِ رَمَضَانَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla lidukhuli romadhona sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat mandi untuk memasuki bulan Ramadan, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Tata cara mandi sunnah sebelum puasa Ramadan
Agar mandi sunnah yang dilakukan sesuai dengan ajaran atau tuntunan, berikut adalah urutan tata cara yang dianjurkan:- Memantapkan niat di dalam hati sebelum memulai mandi
- Basuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali
- Bersihkan area kemaluan dan bagian tubuh lain yang kotor
- Lakukan wudhu secara sempurna seperti saat hendak salat
- Siram air ke kepala sebanyak tiga kali hingga merata ke kulit kepala
- Ratakan air ke seluruh badan, dimulai dari sisi kanan kemudian sisi kiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News