Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Ketimbang Sekolah Kena PPN, Lebih Baik Naikkan Cukai Rokok

Pendidikan pendidikan Kebijakan pendidikan Biaya Pendidikan
Ilham Pratama Putra • 11 Juni 2021 10:53
Jakarta: Anggota Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Bidang Pengaduan dan Hukum, Rio Priambodo menyesalkan rencana pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap jasa pendidikan. Menurut dia, pemerintah seharusnya mencari cara lain untuk memaksimalkan pemasukan negara.
 
"Pemerintah harus mencari alternatif pemasukan lain selain pendidikan," kata Rio kepada Medcom.id, Jumat, 11 Juni 2021.
 
Menurutnya mengambil pemasukan dengan membebankan pajak ke dunia pendidikan merupakan kekeliruan dan harus dibatalkan. Ketimbang mengenakan pajak pada jasa pendidikan, kata dia, pemerintah sebaiknya menaikkan cukai rokok. "Pemasukan lain selain pendidikan, seperti menaikkan cukai rokok," lanjut dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Sekolah Jadi Objek Pajak, Biaya Pendidikan Diprediksi Semakin Mahal
 
Menaikkan cukai rokok, kata dia, jauh lebih signifikan untuk pemasukan negara. Dengan menaikkan cukai rokok, potensinya bisa mencapai Rp200 triliun lebih dalam satu tahun.
 
Selain itu, akan berdampak positif terhadap masyarakat menengah bawah, agar mengurangi konsumsi rokoknya. Hingga mengurangi tingkat perokok anak. "Hal ini tentunya lebih bermanfaat untuk melindungi anak anak," tutur dia.
 
Baca: YLKI: Wacana Sekolah Kena PPN Keliru dan Harus Dibatalkan
 
Sebelumnya, pemerintah berencana mengubah ketentuan terkait PPN melalui rencana perubahan revisi kelima Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).
 
Dalam draf RUU KUP, sejumlah barang dan jasa yang sebelumnya tidak dikenai PPN rencananya akan dihapus. Salah satunya, jasa pendidikan yang dikeluarkan dari daftar jasa yang sebelumnya tidak dikenakan PPN.
 
Saat ini, jasa pendidikan yang bebas PPN di antaranya yaitu pendidikan sekolah seperti PAUD, SD-SMA, perguruan tinggi, dan pendidikan luar sekolah.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif