World GreenMech 2025. Medcom.id/Renatha Swasty
World GreenMech 2025. Medcom.id/Renatha Swasty

Siap Borong Emas! 52 Tim Indonesia Bakal Berlaga di World GreenMech 2026 Thailand

Renatha Swasty • 02 Juli 2026 19:03
Ringkasnya gini..
  • Indonesia mengirimkan 52 tim yang terdiri dari 171 siswa SD hingga SMK untuk berkompetisi di World GreenMech 2026 di Thailand.
  • Ajang internasional yang berlangsung pada 8-9 Agustus 2026 ini diikuti oleh 1.245 peserta dari delapan negara di Asia.
  • Kompetisi yang terbagi dalam enam cabang lomba berbasis STEAM ini dikurasi langsung oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen.
Jakarta: Sebanyak 52 tim Indonesia yang terdiri atas 171 siswa-siswi SD, SMP, SMA dan SMK siap mengikuti kompetisi World GreenMech 2026 di Stadium Nonthaburi, Nonthaburi, Thailand pada 8 dan 9 Agustus 2026. Mereka adalah tim yang menjadi juara dalam Kompetisi Nasional Greenmech 2026. 
 
World Greenmech 2026 diikuti oleh 398 tim, yang terdiri dari 1.245 siswa-siswi SD, SMP, dan SMA /sederajat dari delapan negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Vietnam, Mongolia, India, Taiwan, Hongkong, dan Thailand selaku tuan rumah. 
 
World Greenmech 2026 terdiri atas enam cabang lomba, yaitu Greenmech Basic, Greenmech Advanced, R4M Basic, R4M Advanced, Greenmech Junior Science, dan Greenmech Junior Programmer. Berikut penjelasan masing-masing cabang lomba:

GreenMech 

Ini merupakan sebuah  kompetisi membuat struktur mekanika Rube Goldberg Machine yang menyenangkan yang menghubungkan berbagai fungsi dari mekanika dan green energy melalui operasi yang kompleks dan kreatif untuk menyelesaikan tindakan yang sederhana.  

Kompetisi ini menggunakan prinsip saintifik yang mengkombinasikan lima aspek pembelajaran dan perkembangan yang dikenal dengan istilah STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) dan dibagi dalam tiga  tingkat, yaitu tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas. 
 
Tujuan kompetisi ini adalah mendorong semangat kreativitas dan kerja sama tim dalam menyelesaikan masalah melalui brainstorming membuat sebuah konstruksi bangunan mekanika di mana setiap tim terdiri dari 3 sampai  4 siswa/i. Selain itu, menginspirasi peserta menghargai aplikasi saintifik dan mengembangkan pendidikan sains yang kreatif dengan menggabungkan pemikiran kreatif ke dalam struktur bangunan. 
 
Sehingga, peserta dapat mengaplikasikan teori sains dan kreativitas dan dapat mendemonstrasikan hasil dari pendidikan sains yang kreatif. 

Robot for Mission (R4M) 

R4M adalah sebuah kompetisi merancang robot menggunakan prinsip saintifik berbasis STEAM dan membuat program koding agar robot dapat menyelesaikan misi. Dalam misi kompetisi kali ini adalah memindahkan makhluk hidup di Kebon Pintar.  
 
Kompetisi ini untuk menginspirasi kemampuan aplikasi programming dan kreativitas serta melatih teknik manipulasi dan kemampuan menggerakkan robot. Kompetisi ini juga menanamkan semangat kerja sama tim di mana setiap tim terdiri dari maksimal 4 siswa/i. 
 
Setiap siswa/i memiliki peranan masing-masing yang saling membantu menyelesaikan misi tersebut. Setiap tim dibebaskan membuat berbagai macam model robot sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh panitia dan dapat menggunakan berbagai macam perangkat untuk mengoperasikan robot tersebut, seperti smart phone, pads, laptop. 
 
Kompetisi R4M yang inovatif ini merefleksikan kolaborasi human-machine  dan membuat kompetisi ini berbeda dengan kompetisi robot lainnya. 
 

Greenmech Junior Science 

Ini adalah sebuah kompetisi membuat dua projek mekanika sederhana yaitu: Mobil menggunakan elastisitas karet dan Pelontar dengan misi menembak spesies berbahaya. 
Kompetisi Greenmech Junior Science diperuntukkan bagi anak sekolah dasar dan berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari dua siswa. 

Greenmech Junior Programmer 

Greenmech Junior Programmer adalah sebuah kompetisi merakit robot sederhana dan membuat program (koding) robot tanpa komputer untuk menyelesaikan beberapa misi, yaitu: Restorasi Habitat, Meningkatkan Ekowisata, Menindak Tegas Perburuan Liar Ilegal, Memberantas Spesies Invasif, Mengibarkan Bendera, Memadamkan Api Kebakaran Hutan. 
 
Kompetisi Greenmech Junior Programmer ini diperuntukkan bagi Siswa Sekolah Dasar dan berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari dua siswa. 
 
Dalam kejuaran dunia World Greenmech 2023 dan 2025 di Taiwan dan 2024 di Indonesia, tim R4M (Robot for Mission) Indonesia berhasil meraih Juara 1 dunia, tim Greenmech berhasil meraih juara 2 dunia, serta tim Greenmech Junior meraih juara 3 dunia.
 
Kompetisi Nasional Greenmech diselenggarakan oleh Rumah Edukasi selaku perwakilan World GreenMech Association. Kompetisi ini dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Dasar dan Menengah Republik Indonesia. 
 
Begitu juga dengan Kompetisi World Greenmech 2024 telah dikurasi oleh Puspresnas. Kompetisi Greenmech di Indonesia bekerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Universitas Negeri Semarang, Universitas Tarumanagara Jakarta, Universitas Riau, Universitas Binus, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Pusat Studi STEM UNPAR, STEM Edu Center UNNES serta Perkumpulan Penggiat STEM Indonesia.   
 
Kompetisi ini juga dalam rangka mempersiapkan Generasi Emas Indonesia yang berprestasi yang dicanangkan Pemerintah serta mendukung pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial. 
 
Tim Indonesia diharapkan dapat mengulangi tradisi Emas tim sebelumnya yang meraih juara sejak tahun 2019. Yuk doakan agar siswa-siswi yang bertanding mewakili Indonesia mampu mempersembahkan kado terbaik bagi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Indonesia. 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA