Kampus UB.. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq.
Kampus UB.. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq.

Agroekoteknologi, Empat Tahun Jadi Favorit di UB

Pendidikan SNMPTN/SBMPTN 2019 SBMPTN 2019
Daviq Umar Al Faruq • 15 Juli 2019 13:17
Malang: Program studi (prodi) Agroekoteknologi Fakultas Pertanian (FP) menjadi prodi terfavorit dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Brawijaya (UB). Selama empat tahun berturut-turut prodi ini menempati posisi pertama paling diminati di bidang sains teknologi (saintek).
 
Kepala prodi Agroekoteknologi, Nunun Barunawati mengatakan, animo masyarakat yang meningkat terhadap prodi Agroekoteknologi dipengaruhi oleh terjadinya pergeseran mindset ilmu pertanian di era dulu dan sekarang.
 
“Terjadi pergeseran pola pikir ilmu pertanian dulu dan sekarang. Jika dulu ilmu pertanian lebih berkesan dengan berlumpur atau blethok. Kurikulum ilmu pertanian sejak 2008 sudah diperbaiki menjadi lebih inovatif, menggunakan Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi), global dan lebih update menyesuaikan dengan tantangan milenial baik secara lokal, regional, maupun internasional,” katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini bekal untuk menjawab tantangan permasalahan sektor pertanian dalam menghadapi era global dan Era industri 4.0, keberadaan Agroekoteknologi ditantang menyiapkan lulusan andal dan berdaya saing.
 
Faktor yang kedua, dikatakan oleh Nunun yakni berkaitan dengan Tingkat kepuasaan pemangku kepentingan bidang pertanian. Pemangku kepentingan tidak hanya perusahaan yang menjadi mitra FP UB namun juga para orangtua mahasiswa.
 
“Pastilah ketika orangtua memasukkan anaknya ke suatu perguruan tinggi akan melihat prospek lapangan pekerjaan dari prodi yang mereka pilih," bebernya.
 
Baca:Prodi Agroekoteknologi Kuota Terbanyak di UB
 
Prodi Agroekoteknologi telah menjalankan standar mutu Gugus Jaminan Mutu (GJM). Ketua GJM, Sudarto dan tim mengawal implementasi kurikulum yang berkembang agar tetap menjaga mutu lulusan termasuk pelaksanaan pembelajaran, metode dan sistem pembelajaran, serta memonitor indeks Kepuasan stakeholder yang bekerja sama dengan FP UB.
 
"Kita menjalin kerja sama dengan stakeholder agar mahasiswa punya gambaran bidang pekerjaannya melalui kegiatan magang kerja," kata Sudarto.
 
Stakeholder yang bekerja sama dengan FP UB meliputi perusahaan, balai penelitian, instansi pemerintah maupun swasta baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dengan demikian calon lulusan siap menghadapi tantangan, menyelesaikan permasalahan terkini di sektor pertanian.
 
“Perusahaan tempat mahasiswa kita magang banyak mendapat kepuasan. Mereka berpendapat bahwa mahasiswa Agroekoteknologi UB lebih tangguh dan tahan banting di lapangan. Selain itu tidak jarang dari stakeholder yang meminta mahasiswa kita untuk direkrut langsung di perusahaan tersebut sebelum wisuda,” terang Sudarto.
 
Faktor ketiga dipengaruhi oleh implementasi pelayanan pembelajaran yang tersistem dalam sebuah jaringan bernama Sistem Informasi Akademik Terpadu.
 
Staf Akademik FP UB, Dwi Swandhana Rahmadi Putra mengatakan, Sistem Informasi Akademik Terpadu melayani mahasiswa mulai masuk sampai dengan lulus. “Dengan sistem tersebut akan memudahkan mahasiswa dalam melakukan semua kegiatan akademis seperti daftar ulang dan melihat jadwal perkuliahan," ujarnya.
 
Sedangkan bagi dosen dan pegawai, sistem ini berguna untuk mempermudah pengawasan jumlah mahasiswa yang mendekati akhir studi dan yang masih aktif kuliah maupun mahasiswa yang tengah memproses pelayanan akademik lainnya.
 
Dwi menambahkan, data terbaru menunjukkan bahwa lama tunggu mahasiswa mendapatkan pekerjaan sebelum lulus sebanyak 39 persen. Sedangkan 20 persen lulusan Prodi Agroekoteknologi yang bekerja sebagai PNS (dosen, peneliti di Instansi pemerintah), 20 persen di perusahaan swasta, dan 40 persen sebagai pengusaha di sektor pertanian. Adapun 10 persen sisanya melanjutkan studi jenjang S2 dan belum bekerja.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif