Pengamat: Lulusan SMA tak Langsung Masuk PTN Bukan Masalah
Sejumlah peserta lulus SNMPTN mengikuti arahan saat pendaftaran ulang di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (16/5/2017). (Foto: Antara/Ampelsa).
Jakarta: Pengamat Pendidikan Arief Rachman tak mempermasalahkan bila hanya sepertiga lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Sebab kondisi itu tak hanya dialami Indonesia melainkan hampir negara di seluruh dunia mengalami hal serupa.

"Di seluruh dunia, di Amerika, di Jepang dimana-mana itu semua tingkat (lulusan) SMA itu diperkirakan hanya sepertiga yang akan terserap langsung ke PTN," ujar Arief kepada Medcom.id, Jakarta, Senin, 5 Maret 2018.


(Baca juga: Sekolah Diminta Dongkrak Akademis Siswa Demi Diterima di PTN)

Menurut dia, sebagian besar lulusan SMA belum memiliki kualitas akademik yang memadai untuk langsung terjun ke PTN. Mereka memilih untuk mengambil jalur akademik lain seperti kampus swasta dan bimbingan belajar (bimbel) terlebih dahulu.

"Dua pertiga lulusan SMA lainnya mengambil akademik, ambil swasta, ambil kursus-kursus dahulu. Kemudian tahun depan kembali lagi. Itu enggak masalah," tegas Arief.

Sebelumnya, Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 Profesor Ravik Karsidi menyebut pendaftar SNMPTN hingga Minggu, 4 Maret 2018 pukul 17.00 WIB mencapai sebanyak 468.205 siswa. Jumlah itu baru sekitar 45 persen dari 1.033.288 siswa yang lolos tahap pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

"Mengingat batas waktu pendaftaran sudah semakin mendekat, kami mengimbau pada siswa untuk segera melakukan pendaftaran SNMPTN secepatnya," harap Ravik.

?(Baca juga: Baru 45% Siswa Mendaftar SNMPTN)

Dalam jadwal pelaksanaan SNMPTN, usai pendaftaran akan ada pengumuman hasil seleksi pada 17 April 2018. Bagi yang lolos, mereka akan melakukan proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing pada Selasa, 8 Mei 2018.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id