Pengangguran. DOK Medcom
Pengangguran. DOK Medcom

10 Jurusan Kuliah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi Versi Forbes

Renatha Swasty • 13 Agustus 2026 12:12
Ringkasnya gini..
  • Riset Fed New York dan Forbes mencatat Antropologi (9,4%) serta Fisika (7,8%) sebagai jurusan dengan tingkat pengangguran lulusan tertinggi.
  • Jurusan bidang STEM seperti Teknik Komputer dan Ilmu Komputer turut menyumbang pengangguran akibat efisiensi pasar kerja.
  • Sebaliknya, lulusan bidang kesehatan dan pendidikan memiliki tingkat pengangguran terendah, seperti Ilmu Gizi yang hanya 0,4%.
Jakarta: Memilih jurusan kuliah sering dianggap sebagai keputusan besar yang akan menentukan masa depan karier seseorang. Banyak calon mahasiswa berpikir dengan mengambil jurusan tertentu, pekerjaan yang bagus otomatis akan datang setelah lulus.
 
Sayangnya, kenyataan di dunia kerja tidak selalu semanis seperti yang dibayangkan. Pasar kerja terus berubah dengan cepat, sehingga kebutuhan tenaga kerja bisa berubah drastis dalam waktu singkat.
 
Persaingan ketat dan penyesuaian di pasar kerja kini jadi tantangan nyata bagi para pencari kerja. Akibatnya, tidak sedikit lulusan kuliah yang kesulitan mendapatkan pekerjaan yang cocok dengan bidang mereka.

Data mengenai kondisi pasar tenaga kerja menunjukkan sejumlah jurusan kuliah dengan angka pengangguran yang tergolong tinggi. Informasi ini menjadi bahan pertimbangan yang penting, baik bagi mahasiswa maupun calon mahasiswa dalam menentukan arah pendidikan.
 
Bagi Sobat Medcom yang ingin mengetahui jurusan-jurusan kuliah dengan tingkat pengangguran tertinggi, berikut informasi lengkapnya untuk merencanakan langkah karier dengan lebih matang.

Jurusan Kuliah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi

Mengacu pada data Labor Market Outcomes of College Graduates by Major dari Federal Reserve Bank of New York, yang juga diulas oleh Forbes, berikut 10 jurusan dengan angka pengangguran tertinggi:
  1. Antropologi: 9,4%
  2. Fisika: 7,8%
  3. Teknik Komputer: 7,5%
  4. Seni Komersial & Desain Grafis: 7,2%
  5. Seni Rupa: 7,0%
  6. Sosiologi: 6,7%
  7. Ilmu Komputer: 6,1%
  8. Kimia: 6,1%
  9. Sistem Informasi & Manajemen: 5,6%
  10. Kebijakan Publik dan Hukum: 5,5%

Kenapa Jurusan STEM Juga Kena Dampaknya?

Yang cukup bikin kaget dari data di atas adalah munculnya jurusan-jurusan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) seperti Teknik Komputer, Ilmu Komputer, dan Fisika di jajaran atas daftar pengangguran. Ada beberapa alasan utama di balik fenomena ini:

1. Kelebihan Rekrutmen (Over-hiring)

Di masa tertentu, banyak perusahaan merekrut karyawan dalam jumlah besar karena memperkirakan bisnis mereka akan tumbuh pesat.

2. Efisiensi Perusahaan

Saat ekonomi melambat, perusahaan biasanya mengurangi jumlah karyawan demi menjaga operasional tetap efisien.

3. Keterampilan vs Jurusan

Punya gelar dari jurusan tertentu bukan jaminan dapat kerja, jika keterampilan praktis yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Jurusan Kuliah dengan Tingkat Pengangguran Terendah

Sebagai perbandingan, data yang sama juga mencatat 10 jurusan dengan tingkat pengangguran paling rendah, yang kebanyakan berasal dari bidang kesehatan, pendidikan, dan ilmu hayati:
  1. Ilmu Gizi: 0,4%
  2. Layanan Konstruksi: 0,7%
  3. Ilmu Hewan dan Tumbuhan: 1,0%
  4. Teknik Sipil: 1,0%
  5. Pendidikan Luar Biasa: 1,0%
  6. Pertanian: 1,2%
  7. Pendidikan Anak Usia Dini: 1,3%
  8. Teknik Penerbangan: 1,4%
  9. Keperawatan: 1,4%
  10. Ilmu Kebumian: 1,5%
Data ini diambil dari kondisi pasar kerja dengan rata-rata tingkat pengangguran umum di angka 3,8 persen sampai 4,2 persen. Selain itu, kecocokan pekerjaan dengan jurusan kuliah juga jadi masalah tersendiri.
 
Survei dari CareerBuilder menunjukkan 32 persen lulusan perguruan tinggi bahkan tidak pernah bekerja di bidang yang sesuai dengan jurusan mereka. Sobat Medcom, itulah daftar jurusan-jurusan dengan tingkat pengangguran lulusan yang cukup tinggi versi Forbes. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan