Mendikbudristek Nadiem Makarim. Tangkapan layar.
Mendikbudristek Nadiem Makarim. Tangkapan layar.

Ini Fitur Baru Platform SIPLah

Pendidikan Kebijakan pendidikan Program Pendidikan Digitalisasi Sekolah Nadiem Makarim Merdeka Belajar
Ilham Pratama Putra • 26 Agustus 2021 14:08
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memperbaharui fitur SIPLah, platform penyedia maupun pengadaan barang dan jasa sekolah. Pembaharuan disebut lebih menjamin keamanan berbelanja kebutuhan sekolah dengan menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
 
Nadiem mengatakan kepala sekolah tak perlu terintimidasi ketika melakukan pengadaan barang dan jasa. Sebab transaksi dengan SIPLah telah sesuai dengan regulasi yang ada.
 
"Ini penting, karena kalau guru kepala sekolah satuan pendidikan kita ragu-ragu bagaimana mereka bisa konsentrasi kepada pendidikan murid," ujar Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam 'Merdeka Belajar episode 12: Sekolah Aman Berbelanja bersama SIPLah', Kamis, 26 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SIPLah versi terkini, kata Nadiem, turut mengekspansi jumlah mitra pasar. Penyedia barang dan jasa dalam SIPLah dipilih melalui sistem sayembara yang transparan. Dari total 61 mitra pasar yang mendaftar, ada 18 mitra pasar yang terpilih. 
 
"Dan ini akan terus berkembang untuk menyediakan lebih banyak opsi bagi sekolah-sekolah kita," lanjutnya.
 
Baca: Merdeka Belajar Episode 12, Nadiem Perbaharui Platform SIPLah
 
Selanjutnya, kata Nadiem, SIPLah juga dilengkapi fitur lama distribusi pengiriman barang. Sekolah dapat memantau keberadaan barang yang di pesan.
 
Sekolah juga dapat memilih jasa pengiriman yang bermitra dengan penyedia barang. Hal ini untuk memilih penyedia jasa kirim dan menentukan harga terbaik dari pengiriman.
 
"Jadi sekolah bisa memilih mitra pengiriman dan kecepatan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah," lanjut dia.
 
Selanjutnya, SIPLah kini juga memiliki fitur pembatalan pesanan, selagi pesanan tersebut belum dikonfirmasi oleh penyedia barang dan jasa. Fitur aduan pun disiapkan untuk melakukan pengagalan pengiriman uang jika ternyata barang pesanan tidak sesuai.
 
"Uang itu digaransi tidak pindah dulu ke penjual sebelum sudah dipastikan bahwa barang yang diterima adalah barang yang benar. Jadi kalau barangnya salah, uangnya enggak langsung diberikan ke penjual, harus ada koreksi pengiriman ulang dan lain-lain," tutur Nadiem.
 
Baca: Merdeka Belajar, Satu Lompatan yang Seharusnya Sejak Lama Dilakukan
 
Nadiem mengatakan SIPLah juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penyedia barang dan jasa. Para penyedia barang dan jasa juga diberikan kemudahan untuk masuk ke dalam SIPLah.
 
"Kami memastikan verifikasi pendaftaran penyedia hanya butuh satu kali 24 jam dan kita memastikan pengecekan pembayaran itu otomatis dan pembayaran diteruskan ke penyedia dalam satu kali 24 jam setelah sekolah membayar," tuturnya.
 
Nadiem meluncurkan Merdeka Belajar episode 12. Pada episode ini, Nadiem melakukan pembaharuan platform penyedia barang dan jasa untuk sekolah melalui platform SIPLah. Ini berkaitan dengan rencana digitalisasi sekolah.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif