Informasi hasil ujian nasional selama lima tahun terakhir (tahun 2015 sampai 2019) dapat diketahui oleh masyarakat melalui laman https://puspendik.kemdikbud.go.id/hasilun. Informasi yang ditampilkan cukup beragam, di antaranya gambaran umum capaian satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional yang dapat dilihat dari statistik umum.
Baca: Nilai UN Siswa yang Melakukan Kecurangan Ditangguhkan
Sedangkan informasi detail tentang capaian di setiap butir soal juga dapat dipelajari dari laman tersebut. "Informasi yang tersedia dapat menjadi refleksi atau umpan balik bagi pembelajaran di setiap satuan pendidikan serta landasan kebijakan berorientasi mutu," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Kemendikbud, Totok Suprayitno, saat Konferensi Pers Hasil UN SMP/sederajat 2019, di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.
Setiap tahun, menurut Totok, hasil UN diberikan sampai level analisis capaian butir soal. Hal ini bermanfaat untuk mendiagnosa kelemahan pembelajaran. "Peta diagnosa hasil UN di suatu zona, dapat digunakan untuk mengatur strategi peer teaching dalam satu zona. Peer teaching
tersebut berguna untuk memperbaiki strategi pembelajaran di kelas," terangnya.
Baca: Nilai Rerata di SMP Penyelenggara UNBK Alami Kenaikan
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), Harris Iskandar menambahkan, akan segera melakukan item analysis dengan Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Balitbang untuk menetapkan strategi perbaikan.
“Kami mohon dari GTK (Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan), karena ini para tutornya juga banyak yang belum mendapatkan pelatihan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Mudah-mudahan dari sini kita segera bisa menyelesaikannya,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News