Setan Alas. DOK UGM
Setan Alas. DOK UGM

Kolaborasi Ratusan Mahasiswa dan Siswa SMK Lahirkan Film Setan Alas! Masuk Festival Internasional

Ilham Pratama Putra • 11 Maret 2026 13:40
Ringkasnya gini..
  • Produksi film Setan Alas! melibatkan lebih dari 140 kru dari berbagai kampus dan sekolah.
  • Film ini menggabungkan pendidikan, riset dan praktik industri film melalui pembelajaran langsung di proses produksi.
  • Setan Alas! juga menggunakan konsep kepemilikan bersama atau shared ownership.
Jakarta: Siapa sangka, ratusan mahasiswa dan siswa SMK merupakan bagian tak terpisahkan dari lahirnya film Setan Alas! Kolaborasi ini menjadi contoh positif, utamanya di bidang pendidikan dan industri kreatif.
 
"Setan Alas! Film kolaborasi kampus dan SMK yang tembus festival dunia," tulis informasi di akun Instagram @republikindonesia dikutip, Rabu 11 Maret 2026.
 
Film horor-komedi ini diproduksi melalui proses pembelajaran langsung. Sehingga, mahasiswa, siswa SMK, dosen, dan talenta muda dapat belajar sekaligus terlibat dalam produksi film secara nyata.

Produksi film ini melibatkan lebih dari 140 kru dari berbagai kampus dan sekolah. Kampus dan sekolah yang terlibat seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogja Film Academy, ISI Yogyakarta, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), ISI Denpasar, Amikom, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), SMK 6 Jogja, SMK 6 Surakarta, SMK Batu Malang, SMK 2 Palu, dan SMK Wirakrama Bogor, bersama aktor profesional.
 
Film ini menggabungkan pendidikan, riset dan praktik industri film melalui pembelajaran langsung di proses produksi. Setan Alas! juga menggunakan konsep kepemilikan bersama atau shared ownership, di mana pemain dan kru memiliki hak atas film yang diproduksi. Konsep ini memperkenalkan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
 
Setan Alas! merupakan film karya sutradara Yusron Fuadi. Film berdurasi 84 menit ini diproduksi pada 2022 dan rampung pada 2023. 
 
Film ini mengangkat kisah lima mahasiswa yang menghabiskan akhir pekan di sebuah vila tua di tengah hutan. Setan Alas! membangun ketegangan melalui konflik, prasangka, dan dinamika psikologis antartokoh. Pendekatan ini secara sadar menghindari ketergantungan pada efek kejut atau jumpscare yang lazim dalam horor arus utama.
 
Hasilnya, Setan Alas meraih Best Film, Best Editing, dan Best Storytelling di JAFF 2023. Film ini juga diputar di berbagai festival film internasional di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Argentina. Kamu sudah nonton?
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan