Kuliah. DOK Unesa
Kuliah. DOK Unesa

Kebutuhan Lulusan STEM Mendesak, Pakar: Biar Tak Melulu Bergantung pada Asing

Ilham Pratama Putra • 20 Januari 2026 16:03
Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberikan prioritas beasiswa kepada mahasiswa di bidang Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM). Bahkan, 80 persen beasiswa LPDP harusnya dapat diberikan kepada mahasiswa yang belajar di bidang tersebut.
 
Pakar pendidikan Universitas Paramadina, Totok Amin, menjelaskan penguasaan STEM bagi generasi muda sangat penting dan mendesak. "Kita tidak boleh tergantung asing untuk pemecahan masalah bangsa. Oleh sebab itu, penguasaan STEM sangat mendesak," kata Totok kepada Medcom.id, Selasa, 20 Januari 2026.
 
Ia menyebut Indonesia akan mampu berdiri lebih kuat dengan penguasaan STEM. Sehingga, mampu menghadapi tantangan global.

"Tidak bisa tidak, Indonesia harus dapat mandiri dan kuat menghadapi tantangan yang sifatnya sudah global ini," tegas dia. 
 
Terkait usulan Presiden Prabowo, ia menilai harusnya kebijakan memberikan porsi lebih besar untuk beasiswa studi bidang STEM dilakukan sejak dulu. Hal itu dikarenakan sains dan teknologi menjadi vital buat bangsa.
 
"Ilmu sains dan teknologi yang ada dalam STEM itu sangat vital buat kita sebagai bangsa.  Kebijakan ini seharusnya sudah diterapkan sejak LPDP berdiri, tetapi tidak apa-apa, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," jelas dia. 
 
Totok mengatakan ke depan Indonesia akan mampu memegang berbagai bidang strategis dengan penguasaan STEM, termasuk menyelesaikan persoalannya. "Terutama untuk menghadapi tantangan dan memecahkan masalah dalam menghadapi krisis pangan, energi, dan bencana iklim saat ini," tutup Doktor bidang Kurikulum dan Pembelajaran Boston University itu.  
 
Presiden RI Prabowo Sunianto memerintahkan agar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberikan prioritas beasiswa kepada mahasiswa di bidang Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM). Bahkan, 80 persen beasiswa LPDP harusnya dapat diberikan kepada mahasiswa yang belajar di bidang tersebut.
 
"Beliau (Prabowo) memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.
 
Selain itu, pemerintah terus berupaya memperluas ketersediaan beasiswa untuk meringankan beban para mahasiswa. Bahkan, Prabowo menyatakan perlunya penghitungan ulang anggaran beasiswa agar penerima beasiswa semakin banyak.
 
"Mencoba menghitung ulang, memformulasikan ulang bagaimana memperbesar, memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa," sebut Prasetyo.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan