“Punya mimpi lanjut kuliah S2 atau S3 sambil berkontribusi untuk olahraga Indonesia? Kesempatan itu akan segera datang!” tulis informasi dalam akun Instagram @kemenpora dikutip Senin, 22 Juni 2026.
Pemerintah berkomitmen penuh memperluas kesempatan belajar bagi mereka yang bergelut di dunia olahraga. Tujuannya agar Indonesia punya Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya jago dan berprestasi di lapangan, tapi juga punya wawasan akademik dan profesional yang kuat.
Hal ini juga menjadi investasi jangka panjang untuk memajukan prestasi olahraga nasional. Dengan modal ilmu pengetahuan yang mumpuni, para penerima beasiswa diharapkan siap membawa nama Indonesia bersinar di kancah global menuju Indonesia Emas 2045.
Bagi Sobat Medcom yang berminat, yuk simak informasi mengenai syarat, jalur, dan jadwal pentingnya agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa hambatan.
Sasaran dan Skema Utama Beasiswa
Beasiswa ini terbuka bagi olahragawan, mantan olahragawan, dan tenaga keolahragaan yang ingin mengembangkan kapasitas diri. Program perkuliahan jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) ini dibagi ke dalam dua skema utama:1. Jalur Penghargaan Prestasi
Khusus ditujukan bagi olahragawan atau mantan olahragawan elit yang memiliki catatan prestasi sebagai berikut:- Juara 1, Juara 2, atau Juara 3 pada Kejuaraan Olimpiade atau Paralimpiade Olahraga Dunia
- Juara 1, Juara 2, atau Juara 3 pada Kejuaraan Dunia Resmi dari Federasi Internasional
- Juara 1 atau Juara 2 pada kejuaraan ASIAN Games atau ASIAN Para Games
- Juara 1 pada kejuaraan SEA Games atau ASEAN Para Games
- Juara 1, Juara 2, atau Juara 3 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat dunia
- Juara 1 atau Juara 2 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat benua
- Juara 1 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat regional
- Juara 1 olahraga internasional yang diberikan penghargaan oleh Presiden Republik Indonesia
- Juara 1 pada sebuah kejuaraan olahraga internasional yang tidak diutus oleh negara namun mewakili Indonesia.
2. Jalur Peningkatan Prestasi
Jalur ini diperuntukkan bagi tenaga keolahragaan, olahragawan, atau mantan olahragawan yang memiliki prestasi di luar kriteria Jalur Penghargaan Prestasi.Syarat Utama dan Batas Usia
Para pendaftar wajib memenuhi beberapa persyaratan mutlak di bawah ini:- Wajib memiliki surat rekomendasi resmi dari Kemenpora yang diajukan melalui laman resmi sitenor.kemenpora.go.id
- Batas usia jalur peningkatan prestasi maksimal berusia 40 tahun untuk jenjang Magister (S2) dan maksimal 45 tahun untuk Doktor (S3)
- Batas usia jalur penghargaan prestasi maksimal berusia 45 tahun untuk jenjang Magister (S2) dan maksimal 50 tahun untuk Doktor (S3)
Tata Cara Pendaftaran dan Jadwal Seleksi
Proses seleksi dilakukan secara bertahap melalui sistem daring. Pastikan untuk mencatat tanggal-tanggal penting berikut:- 8 Juni-10 Juli 2026: Pembuatan akun, pengisian pembaruan portofolio secara lengkap, serta mengunggah dokumen-dokumen pendukung melalui laman sitenor.kemenpora.go.id
- 22 Juni-10 Juli 2026: Tahap wajib untuk pengajuan berkas untuk mendapatkan surat rekomendasi Kemenpora melalui laman sitenor.kemenpora.go.id
- 17 Juli 2026: Pengumuman resmi penerbitan Surat Rekomendasi oleh pihak Kemenpora
- Tahap LPDP: Setelah berhasil mengantongi surat rekomendasi resmi, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran melalui laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id untuk mengikuti rangkaian Seleksi Administrasi, Bakat Skolastik, hingga Seleksi Substansi.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk persiapkan diri kamu dengan maksimal! (Talitha Islamey)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda