Ilustrasi Beasiswa. Foto: Medcom
Ilustrasi Beasiswa. Foto: Medcom

Anti Ribet! Beasiswa Kemenag 2026 Tawarkan Kuliah S1 Langsung S2 Buat Santri

Citra Larasati • 07 Mei 2026 14:43
Ringkasnya gini..
  • Kemenag membuka skema akselerasi atau percepatan studi yang sayang banget kalau dilewatkan.
  • Skema bernama Program Sarjana Lanjut Magister (PSLM) ini merupakan jalur fast track perdana yang dibuka dalam BIB 2026.
  • Lewat beasiswa ini, para santri bisa menempuh pendidikan S1 dan S2 hanya dalam waktu empat tahun alias 48 bulan!
Jakarta: Lagi deg-degan nunggu hasil UTBK-SNBT 2026? Daripada overthinking, buat kalian para santri ada jalur alternatif yang super strategis dari Kementerian Agama (Kemenag).
 
Lewat Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026, Kemenag membuka skema akselerasi atau percepatan studi yang sayang banget kalau dilewatkan. Skema bernama Program Sarjana Lanjut Magister (PSLM) ini merupakan jalur fast track perdana yang dibuka dalam BIB 2026. Lewat beasiswa ini, para santri bisa menempuh pendidikan sarjana (S1) sekaligus magister (S2) hanya dalam waktu empat tahun alias 48 bulan!
 
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama, Ruchman Basori mengatakan, skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya sumber daya manusia unggul dari lingkungan pesantren.

"Program ini membuka ruang baru bagi santri untuk menempuh jalur pendidikan tinggi yang lebih terakselerasi. Dalam empat tahun, peserta dapat menyelesaikan jenjang sarjana sekaligus magister," ujarnya di Jakarta, dikutip dari laman Kemenag, Kamis, 7 Mei 2026. 
 
Program ini hadir sebagai bentuk dukungan agar lulusan pesantren makin berdaya saing di level nasional hingga global. Pada tahun pertama pelaksanaannya, peserta yang lolos akan menempuh studi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, khusus untuk program studi Bahasa dan Sastra Arab, yang dimulai pada Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.
 
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan, Siti Maria Ulfa menjelaskan bahwa pendaftaran program dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026 dan dikhususkan bagi santri. "Program ini memang diprioritaskan untuk lulusan pesantren yang berada dalam binaan Kementerian Agama dan memenuhi persyaratan administratif maupun akademik," jelasnya.

Siapa Saja yang Bisa Daftar?

Kategori "santri" dalam beasiswa ini sangat luas. Mereka mencakup lulusan pondok pesantren terdaftar yang punya Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP), termasuk lulusan Pendidikan Diniyah Formal, Satuan Pendidikan Muadalah, PKPPS, hingga MA, SMA, atau SMK yang berbasis pesantren.
 
Syarat utamanya, pelamar wajib berstatus WNI dengan usia maksimal 20 tahun per 31 Desember 2026. Program ini dikhususkan bagi lulusan tiga tahun terakhir (2024–2026) dan diperuntukkan bagi mereka yang tidak sedang atau pernah menempuh kuliah sarjana.
 
Selain itu, pastikan namamu terdaftar di sistem Education Management Information System (EMIS) Kemenag. Peserta juga wajib menyiapkan rekomendasi dari pesantren asal, dokumen akademik, surat kesehatan, personal statement, esai rencana kontribusi pascastudi, hingga sertifikat Bahasa Arab dengan skor minimal TOAFL 500.
 
Jadi, buat kamu yang ingin jalur mulus S1 langsung S2, informasi lengkap terkait Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 bisa langsung dicek melalui portal resmi Kemenag di https://beasiswa.kemenag.go.id. Sementara untuk pendaftarannya bisa diakses langsung via platform beasiswa LPDP terintegrasi di https://www.beasiswalpdp-terintegrasi.kemekeu.go.id.
 
Baca juga: Anak Madrasah Merapat! Raih 2 Gelar Kampus Top Lewat Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA