Sebelum membahas lebih jauh, yuk kenalan dulu dengan OECD PISA. Simak selengkapnya!
Apa Itu OECD PISA?
Melansir dari laman oecd.org, Programme for International Student Assessment (PISA) merupakan program penilaian internasional yang dikembangkan oleh OECD untuk mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun di seluruh dunia. Sejak tahun 2000, program ini telah melibatkan lebih dari 90 negara dan ekonomi serta sekitar 3 juta siswa secara global.Untuk pertama kalinya dalam siklus 2022, PISA secara resmi memasukkan penilaian berpikir kreatif sebagai salah satu komponennya. Penilaian ini mengukur seberapa baik siswa dalam menghasilkan ide-ide orisinal dan menyempurnakan solusi atas permasalahan nyata, dengan negara-negara terbaik berhasil meraih skor di atas 40 poin.
Nah, sebelum masuk ke daftar negaranya, penting untuk memahami dulu bagaimana cara OECD mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa. Berikut penjelasannya.
Metode Pemeringkatan OECD PISA
PISA 2022 Creative Thinking menggunakan metode soal terbuka yang tidak memiliki satu jawaban benar. Penilaian ini dinilai oleh penilai manusia berdasarkan panduan penskoran terperinci dan prosedur pengkodean yang telah ditetapkan. Terdapat tiga metode penilaian yang diterapkan, yakni:1. Penilaian Menghasilkan Beragam Ide (Generate Diverse Ideas)
Metode ini menilai kemampuan siswa dalam menghasilkan beberapa gagasan yang berbeda satu sama lain. Penilaiannya dilakukan dalam dua tahap yaitu:- Penilai memeriksa apakah jawaban siswa sudah sesuai dengan perintah soal
- Penilai menentukan apakah jawaban-jawaban tersebut cukup berbeda satu sama lain berdasarkan kriteria khusus tiap soal
2. Penilaian Menghasilkan Ide Kreatif (Generate Creative Ideas)
Metode ini menilai kemampuan siswa dalam menghasilkan satu ide yang sekaligus orisinal dan relevan. Penilaiannya dilakukan dalam dua hingga tiga tahap, yakni:- Penilai memeriksa kesesuaian jawaban
- Penilai menentukan apakah ide tersebut tergolong tema yang orisinal atau tidak umum
- Jika ide masuk dalam tema yang lazim, penilai menilai apakah ide tersebut dikembangkan dengan cara yang unik
3. Penilaian Mengevaluasi dan Menyempurnakan Ide (Evaluate and Improve Ideas)
Metode ini menilai kemampuan siswa dalam mengadaptasi sebuah ide yang sudah ada menjadi lebih baik dan lebih inovatif, bukan sekadar menciptakan ide dari nol. Prosedur penilaiannya mengikuti langkah yang sama dengan metode kedua.Namun, jawaban yang dianggap sesuai harus memenuhi dua syarat sekaligus yakni relevan dengan konteks soal dan merupakan penyempurnaan yang orisinal dari ide awal yang diberikan.
Baca Juga :
Budaya Membaca dan Menulis Mesti Dibangun Sebagai Kebutuhan Bukan Sekadar Kewajiban Akademis
10 negara paling kreatif di dunia versi OECD PISA 2022
Berikut daftar 10 negara dengan skor rata-rata berpikir kreatif tertinggi berdasarkan penilaian OECD PISA 2022 Creative Thinking yang dikutip dari laman visualcapitalist.com:1. Singapura
- Skor: 41
- Kawasan: Asia
2. Korea Selatan
- Skor: 38
- Kawasan: Asia
3. Kanada
- Skor: 38
- Kawasan: Amerika Utara
4. Australia
- Skor: 37
- Kawasan: Oseania
5. Selandia Baru
- Skor: 36
- Kawasan: Oseania
6. Estonia
- Skor: 36
- Kawasan: Eropa
7. Finlandia
- Skor: 36
- Kawasan: Eropa
8. Denmark
- Skor: 35
- Kawasan: Eropa
9. Latvia
- Skor: 35
- Kawasan: Eropa
10. Belgia
- Skor: 35
- Kawasan: Eropa
Pencapaian ini sejalan dengan performa Singapura yang juga unggul di bidang matematika dan sains dalam penilaian PISA. Sementara itu, Amerika Serikat tercatat tidak ikut serta dalam penilaian berpikir kreatif PISA 2022.
Meski tak masuk 10 besar berdasarkan skor rata rata, capaian Indonesia patut diapresiasi. Dalam laporan Supporting Students to Think Creatively dari OECD, Indonesia meraih nilai sempurna 11 per 11 pada indikator kurikulum.
Penilaian tersebut menunjukkan kuatnya integrasi berpikir kreatif dalam mata pelajaran di jenjang pendidikan menengah, sebuah prestasi yang layak dibanggakan di tingkat global.
Itulah ulasan mengenai 10 negara yang paling kreatif versi OECD PISA. Semoga bermanfaat ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News