Menag, Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan rektor UI, Ari Kuncoro (kanan). Foto: Kemenag/Humas
Menag, Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan rektor UI, Ari Kuncoro (kanan). Foto: Kemenag/Humas

Menag Sambangi UI, Jajaki Kolaborasi Penguatan Sains di PTKN

Pendidikan Pendidikan Tinggi Universitas Indonesia Perguruan Tinggi PTKI
Citra Larasati • 14 Januari 2021 08:08
Jakarta:  Kementerian Agama (Kemenag) tengah meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan. Salah satunya dengan membuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi di luar binaan Kemenag.
 
"Kami ingin lulusan perguruan tinggi keagamaan tidak hanya cakap dalam ilmu agama saja, tapi juga memiliki kemampuan ilmu lainnya," tutur Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Rabu, 13 Januari 2021.
 
Ia pun berharap, ke depan terbuka peluang untuk melakukan sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Agama dengan Universitas Indonesia. "Jadi kami berharap bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan UI terkait dengan penguatan sains atau humaniora di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN)," ujar Yaqut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Menag, akan sangat bagus bila ahli-ahli agama juga bisa menjelaskan dalil dengan pendekatan ilmiah. "Ini penting untuk membangun kedewasaan beragama di Indonesia," sambungnya.
 
Baca juga:  Menristek Izinkan Kampus Gunakan Laboratorium Puspiptek
 
Menanggapi hal tersebut, Rektor UI, Ari Kuncoro menyatakan kesediaannya untuk melakukan kolaborasi. "Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Kami juga berharap, ke depan Kemenag juga dapat mengawal pembelajaran keagamaan di UI," ujar Ari.
 
Menurutnya, saat ini, dengan kebijakan Kampus Merdeka dapat membuka peluang UI untuk dapat mengirimkan SDM-nya ke lembaga-lembaga lain dan sebaliknya. 
 
Senada dengan Ari, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Abdul Haris menyampaikan, bahwa kolaborasi tersebut amat memungkinkan untuk dilaksanakan. "Kami bisa mengirimkan resources yang kami punya ke kampus-kampus PTKN, dan sebaliknya. Kolaborasi ini juga dapat dilakukan bukan hanya terkait dengan perkuliahan, tetapi juga penelitian, dan lain sebagainya," ungkapnya. 

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif