Mendiktisaintek, Brian Yuliarto. DOK YouTube TVR Parlemen
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto. DOK YouTube TVR Parlemen

62% Lulusan S1 Baru Bisa Dapat Kerja Setelah 1 Tahun Menganggur

Ilham Pratama Putra • 04 Februari 2026 14:18
Ringkasnya gini..
  • Kemendiktisaintek memasang target 62,16 persen lulusan pendidikan tinggi S1 langsung bekerja dalam waktu satu tahun setelah lulus.
  • Apabila dibandingkan dengan tahun 2024, capaian tahun 2025 meningkat tajam. Bahkan, hampir dua kali lipat.
  • Target keterserapan lulusan akan terus ditingkatkan. Pihaknya sudah menyiapkan peta untuk capaian hingga 2029.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memaparkan sejumlah capaian program pada tahun 2025. Salah satunya terkait peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi.
 
"Pada tahun 2025 kami mengupayakan peningkatan persentase lulusan pendidikan tinggi bisa langsung bekerja," kata Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI dikutip di YouTube TVR Parlemen, Rabu, 4 Januari 2026.
 
Pada tahun 2025, pihaknya memasang target 62,16 persen lulusan pendidikan tinggi S1 langsung bekerja dalam waktu satu tahun setelah lulus. Artinya, lulusan sudah harus terserap ke lapangan kerja dalam jangka waktu satu tahun.

Brian mengatakan target itu tercapai bahkan realisasinya melebihi target. "Pada tahun 2025 itu persentasenya 62,57 persen yang artinya capaian ini ada di 100,66 persen," ujar Brian.
 
Apabila dibandingkan dengan tahun 2024, capaian tahun 2025 meningkat tajam. Bahkan, hampir dua kali lipat.
 
"Pada tahun 2024 itu baseline capaiannya ada di 37,46 persen," tutur dia.
 
Brian juga mengungkap target keterserapan lulusan akan terus ditingkatkan. Pihaknya sudah menyiapkan peta untuk capaian hingga 2029.
 
Target di tahun 2026 adalah 62,95 persen lulusan pendidikan tinggi harus terserap lapangan kerja dalam satu tahun setelah lulus. Di tahun 2027, jumlahnya sudah harus 63,75 persen.
 
"Kemudian di 2028, 64,56 persen dan di 2029 65,37 persen," papar Brian. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan