Ilustrasi bullying. Medcom
Ilustrasi bullying. Medcom

Yuk Sama-Sama Cegah Perundungan, Ini Tempat-Tempat Terjadi Bullying

Renatha Swasty • 28 November 2022 14:38
Jakarta: Perundungan atau bullying ialah permasalahan yang tak boleh dianggap sepele. Pasalnya, perundungan dapat menimpa siapa pun, baik pria, wanita, anak kecil, remaja, bahkan orang dewasa sekalipun.
 
Tak hanya korbannya, lokasi perundungan bisa terjadi di mana saja. Ada tempat-tempat yang sering menjadi lokasi perundungan terjadi.
 
Berikut tempat-tempat yang bisa terjadi perundungan dikutip dari laman Ditsmp Kemendikbud:

1. Rumah

Rumah seharusnya tempat paling nyaman dan aman bagi anak. Peranan orang tua dan juga anggota keluarga dalam menjaga kenyamanan dan keamanan anak sangat penting.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, siapa sangka ternyata rumah justru bisa menjadi tempat yang “menyeramkan” bagi anak? Perundungan bisa terjadi di lingkungan rumah.
 
Perundungan di rumah dapat terjadi antara lain orang tua ke anak, kakak ke adik, ataupun adik ke kakak. Misalnya, orang tua sering kali membandingkan kakak dengan adiknya atau sang kakak berulang kali memerintah adiknya melakukan sesuatu dengan memaksa.

2. Sekolah

Selain rumah, satuan pendidikan merupakan tempat yang cukup rawan terjadi perundungan. Keberagaman di sekolah terkadang membuka peluang terjadinya perundungan.
 
Perundungan di sekolah dapat terjadi antara lain guru ke siswa, guru ke guru, siswa ke guru, atau siswa ke siswa. Perundungan di sekolah dapat terjadi saat di dalam kelas atau luar kelas. Contoh perundungan di sekolah misalnya guru menjuluki Si “A” dengan anak nakal, siswa memalak uang jajan temannya, ataupun siswa mengejek penampilan fisik guru.
 
Semua elemen harus bersinergi dalam mengampanyekan satuan pendidikan bebas perundungan karena sekolah rawan terjadi perundungan. Kepala sekolah dan guru perlu memberikan pemahaman kepada peserta didik agar tidak melakukan tindak perundungan.
 
Peserta didik juga harus berani melaporkan tindakan perundungan apabila mengalami ataupun melihat peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah.

3. Lingkungan masyarakat

Di lingkungan masyarakat, khususnya di lingkungan heterogen, perundungan cenderung terjadi. Perundungan bisa terjadi di mana saja, seperti warung, taman bermain, kendaraan umum, dan tempat-tempat lainnya.
 
Korbannya juga bisa siapa saja, mulai dari penghinaan fisik, penghinaan status sosial, pemalakan, pemukulan, dan sebagainya. Oleh karena itu, sebagai masyarakat harus peduli dengan sekitar. Apabila melihat perundungan jangan takut menghentikan atau melaporkan kepada pihak berwenang.

4. Dunia maya

Tempat terakhir yang seringkali terjadi perundungan ialah dunia maya. Perundungan yang terjadi di dunia maya dikenal juga dengan istilah cyberbullying atau perundungan siber.
 
Cyberbullying dapat menimpa siapa pun di dunia maya, khususnya di media sosial. Bentuk perundungan di dunia maya umumnya berupa hujatan pada kolom komentar, mengunggah informasi yang tidak benar (hoaks keburukan) tentang seseorang, maupun pesan teror yang dikirimkan lewat pesan pribadi.
 
Itulah tempat-tempat terjadi perundungan. Sobat Medcom jangan takut melawan perundungan di mana pun yaa. Yuk, kita bersama-sama cegah perundungan.
 
Baca juga: Tak Cuma Korban dan Pelaku, Ini 3 Pihak yang Terlibat dalam Perundungan

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif