Ilustrasi belajar. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi belajar. Medcom.id/M Rizal

Rachel Amanda Hingga Jerome Polin Bagikan Tips Sukses Mengembangkan Diri

Renatha Swasty • 14 Februari 2022 11:21

Jerome Polin dan Jehian Sijabat

Pemilik channel YouTube Nihongo Mantappu, Jerome Polin Sijabat, membagikan kisahnya soal kegagalan yang cukup sering ia alami. Saat Jerome duduk di kelas 10, ia hampir mengikuti 30 kali olimpiade dan selalu gagal.
 
Kemenangan baru dirasakan saat duduk di kelas 11 semester 2. Dalam dunia perlombaan, Jerome mengaku lebih sering kalah ketimbang menang, namun ia tidak berhenti mencoba.
 
Jerome menyebut kegagalan sesungguhnya adalah ketika berhenti mencoba. “Kalau kamu coba lagi, kamu masih punya kesempatan untuk berhasil. Kamu bisa belajar dari kesalahan sebelumnya supaya potensi kegagalan kamu akan semakin kecil, yang terpenting jangan sampai kita mengulang kesalahan yang sama,” ujar dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


CEO Menantea sekaligus kakak dari Jerome Polin, Jehian Panangian, mengungkapkan kegagalan baginya adalah the enjoyment of continuous learning. “Setiap orang pasti mengalami ups and downs dalam hidupnya, jadikan kegagalan sebagai kesempatan kita untuk belajar. Pembelajaran adalah hal yang terjadi terus menerus selama kita hidup. Sometimes we need to take a break and that’s okay, tapi kita harus tahu kapan waktunya bangkit lagi,” ujar dia.

Anggi dan Ingga Nasution

Tips selanjutnya datang dari duo kembar pemilik channel YouTube Giga Nasution. Sebagai financial literacy enthusiast, Anggi dan Ingga, mengungkapkan pentingnya memahami literasi finansial pribadi supaya tahu dari mana dan ke mana uang yang kita miliki, serta tujuan finansial.
 
Manfaat melek finansial bukan sekadar mampu mengelola keuangan, tapi juga belajar bertanggung jawab menggunakan uang, yang akhirnya dapat membentuk kebiasaan saat dewasa. Sejak kuliah, Anggi dan Ingga juga sudah membiasakan diri menabung dan investasi.
 
Anggi dan Ingga berpesan untuk jeli mencari kesempatan sebanyak-banyaknya menggunakan kemampuan yang dimiliki. Sejak sekolah, Anggi dan Ingga yang gemar memasak mencoba berjualan camilan sederhana di sekolah demi mendapat uang jajan tambahan.
 
“Awalnya karena kita merasa enggak enak untuk minta uang jajan tambahan ke orang tua, jadi coba-coba untuk cari uang sendiri. Pengalaman cari uang ini jadi bekal kita sampai sekarang,” kata Anggi dan Ingga.
 
Saat kuliah di Australia, Anggi pernah berjualan air dari tap water yang ia hargai AUD1 tiap gelasnya, karena ia melihat ada kelangkaan air minum pada pertandingan sepak bola. Dia juga pernah mencoba peruntungan dengan mengirim artikel ke salah satu media.
 
Beruntungnya, artikel yang dikirim berhasil terbit. Masa muda ialah kesempatan emas mengasah kemampuan yang dimiliki dan manfaatkan kemampuan tersebut secara maksimal.
 
Halaman Selanjutnya
Bimo Kusumo Yudo Voice over…
Read All




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif