Direktur LPDP Yon Arsal. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
Direktur LPDP Yon Arsal. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Beasiswa LPDP akan Dipangkas?

Ilham Pratama Putra • 03 Juli 2026 18:17
Ringkasnya gini..
  • LPDP menegaskan efisiensi anggaran hanya dilakukan pada operasional, bukan dana beasiswa.
  • Penguatan dolar menjadi tantangan karena banyak penerima beasiswa luar negeri menerima dana dalam mata uang AS.
  • LPDP memastikan beasiswa tidak dikurangi dan mengoptimalkan anggaran agar seluruh kebutuhan tetap terpenuhi.
Jakarta: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak akan berdampak pada penyaluran dana beasiswa. Meskipun untuk menyediakan beasiswa luar negeri saat ini menjadi tantangan.
 
Tantangan utama pembiayaan studi di luar negeri saat ini adalah melemahnya nilai rupiah terhadap dolar. Apakah ada langkah efisiensi? Berikut penjelasan LPDP.
 
Direktur LPDP, Yon Arsal menegaskan efisiensi hanya dilakukan pada aspek operasional dan manajemen. Yon menerangkan dana beasiswa tetap menjadi prioritas karena bersumber dari hasil investasi dana abadi pendidikan yang merupakan amanah untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Kita akan optimalkan hasil investasi karena itu amanah yang harus kita kelola bersama. Jadi kalau efisiensi kita lakukan terhadap operasional manajemen. Tapi terhadap beasiswa, kita tidak melakukan efisiensi," kata Yon dalam video yang diunggah instagram @Metrotv dikutip Jumat 3 Juli 2026. 
 
Baca juga: Aturan Baru LPDP Tahap 2 2026: Punya LoA Unconditional Bebas Syarat Bahasa Inggris  

Menurut dia, seluruh hasil investasi yang diperoleh LPDP akan tetap dialokasikan untuk mendukung program beasiswa. Karena itu, penerima beasiswa tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan pengurangan pendanaan akibat kebijakan efisiensi.
 
Yon mengakui LPDP menghadapi tantangan tersendiri ketika nilai tukar dolar AS menguat. Pasalnya, sebagian besar biaya hidup maupun biaya pendidikan penerima beasiswa di luar negeri disalurkan dalam mata uang dolar.
 
"Memang challenging-nya karena kemarin sempat ada dolar agak naik. Sementara sebagian besar teman-teman yang di luar negeri kita kirim dalam bentuk dolar juga. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri buat kita," ujarnya.
 
Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak membuat LPDP mengurangi besaran dukungan kepada para penerima beasiswa. Strategi yang ditempuh adalah mengoptimalkan pemanfaatan anggaran yang tersedia agar tetap mampu memenuhi seluruh kebutuhan program.
 
"Kalau ditanya apakah kita mengurangi? Tidak. Strateginya adalah mengoptimalkan budget yang tersedia seoptimal mungkin," tegas Yon.
 
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa LPDP tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan pendanaan beasiswa, termasuk bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri. Meskipun diakui Indonesia menghadapi tekanan akibat fluktuasi nilai tukar dan tantangan pengelolaan anggaran.
 
Baca juga: Daftar 20 Provinsi Penerima Beasiswa LPDP 2026, Daerahmu Termasuk?  

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA