Penandatanganan MoU antara UAG dan Metro TV. Medcom.id/Talitha Islamey
Penandatanganan MoU antara UAG dan Metro TV. Medcom.id/Talitha Islamey

UAG Gandeng Metro TV Ciptakan Ekosistem Pendidikan dan Penyiaran yang Solid

Renatha Swasty • 24 Februari 2026 18:00
Ringkasnya gini..
  • Fokus kolaborasi ini meliputi peningkatan kualitas SDM membentuk individu yang memiliki daya saing, keunggulan, serta integritas tinggi.
  • Sinergi juga diarahkan pada pengembangan kapital yang komprehensif, mencakup intellectual capital, emotional capital, hingga spiritual capital.
  • Dengan mengintegrasikan jalur akademik dan kekuatan media, kolaborasi ini akan memanfaatkan berbagai platform digital.
Jakarta: Universitas Ary Ginanjar (UAG) menjalin kerja sama strategis dengan Metro TV melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) . Kolaborasi ini didasari kesamaan misi kedua institusi, yaitu "Knowledge to Elevate" untuk mengangkat derajat bangsa melalui kekuatan pengetahuan.
 
Pendiri Universitas Ary Ginanjar, Ary Ginanjar Agustian, menyatakan kemitraan ini merupakan penggabungan aset intelektual dan digital yang sangat potensial. Ia menekankan UAG dan Metro TV memiliki napas yang sama dalam membangun masyarakat Indonesia.
 
Ary menjelaskan UAG membawa konsep kecerdasan komprehensif yang mencakup aspek intelektual, emosional, dan spiritual atau ESQ. Kombinasi inilah yang akan disinergikan dengan kekuatan Metro TV sebagai media penyebar informasi dan pengetahuan.

"Aset digital dan aset knowledge yang dimiliki Metro TV serta ESQ (ESQ Business School) yang sama-sama berusia 25 tahun ini harus diinventarisir dan disinergikan. Kita akan saling mengisi ruang kosong dalam kehidupan masyarakat, yaitu bagaimana meningkatkan kecerdasan bangsa yang tidak hanya cerdas otaknya, tapi juga cerdas nuraninya," kata Ary Ginanjar di kantor Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Selasa, 24 Februari 2026.
 
Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan dan penyiaran yang solid untuk membentuk karakter masyarakat Indonesia yang utuh. Fokus utama kolaborasi ini meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia guna membentuk individu yang memiliki daya saing, keunggulan, serta integritas tinggi. 
 
Selain itu, sinergi ini diarahkan pada pengembangan kapital yang komprehensif, mencakup penguatan modal intelektual (intellectual capital), modal emosional (emotional capital), hingga modal spiritual (spiritual capital). Dengan mengintegrasikan jalur akademik dan kekuatan media, kolaborasi ini akan memanfaatkan berbagai platform digital serta institusi pendidikan formal untuk mendistribusikan pengetahuan yang mencerahkan secara luas dan efektif.
 
Ary menegaskan kekuatan sejati bangsa bukan terletak pada sumber daya alam yang bisa habis, melainkan pada kualitas sumber daya manusianya. "Harapan kita, kekuatan terakhir bangsa adalah sumber daya manusianya. Melalui MoU ini, kita ingin membangun bangsa yang memiliki modal manusia yang kuat menuju visi Indonesia Emas 2045," tutur dia.
 
Penandatanganan ini menandai langkah baru bagi kedua institusi untuk terlibat aktif dalam mentransformasi pengetahuan menjadi alat untuk mengangkat derajat kehidupan bangsa di kancah global. (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan