Penggunaan gawai memberikan berbagai kemudahan. Fitur video call, misalnya, memungkinkan komunikasi jarak jauh terasa lebih dekat. Gawai juga dapat digunakan untuk mempromosikan produk melalui media sosial dengan membuat konten kreatif.
Namun, penggunaan yang tidak terkontrol juga dapat membawa dampak terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Dampak Gawai terhadap Kesehatan Mata
Salah satu masalah yang dapat muncul akibat terlalu lama menatap layar adalah gangguan pada mata. Paparan cahaya biru dari layar gawai dalam durasi panjang dapat memicu Computer Vision Syndrome (CVS), dengan keluhan seperti mata lelah, mata kering hingga penurunan ketajaman penglihatan.Kementerian Kesehatan juga menjelaskan bahwa terlalu lama menatap layar dapat menyebabkan mata lelah, mata kering, pandangan buram, hingga sakit kepala. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menerapkan aturan 20-20-20, yakni mengalihkan pandangan dari layar setiap 20 menit ke objek berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik.
Selain memberi jeda, pengguna juga disarankan menjaga jarak pandang saat menggunakan gawai dan memastikan pencahayaan ruangan cukup.
Penggunaan Berlebihan Bisa Mengganggu Aktivitas
Masalah lainnya adalah durasi penggunaan yang terlalu panjang. Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan mayoritas pengguna anak dan remaja di Indonesia menghabiskan waktu di depan layar rata-rata lebih dari tujuh jam sehari.Durasi tersebut dapat memengaruhi pola aktivitas sehari-hari. Penggunaan gawai secara berlebihan berpotensi membuat seseorang lebih malas beraktivitas dan menggeser prioritas kegiatan penting lainnya.
Gunakan Gawai Secara Bijak
Gawai pada dasarnya bukan sesuatu yang selalu memberikan dampak buruk. Perangkat ini dapat membantu komunikasi, pekerjaan, pembelajaran, hingga membuka peluang untuk mendapatkan penghasilan.Persoalannya terletak pada cara dan durasi penggunaannya. Karena itu, generasi muda perlu mengatur waktu penggunaan gawai, memberi jeda untuk mata, serta tetap menyediakan waktu untuk beraktivitas di luar layar.
Dengan penggunaan yang lebih seimbang, manfaat gawai dapat tetap diperoleh tanpa membuat kesehatan dan produktivitas sehari-hari ikut terganggu.
(Ellen Octovia Suherman)