Penggunaan gawai secara berlebihan dapat berdampak pada kesehatan mata dan aktivitas sehari-hari. Foto: Pexels
Penggunaan gawai secara berlebihan dapat berdampak pada kesehatan mata dan aktivitas sehari-hari. Foto: Pexels

Dampak Pemakaian Gawai terhadap Kesehatan Generasi Muda

Arif Wicaksono • 29 September 2026 17:18
Ringkasnya gini..
  • Penggunaan gawai berlebihan dapat berdampak pada kesehatan mata dan mengganggu aktivitas harian generasi muda.
  • Gawai membantu komunikasi dan pekerjaan, tetapi pemakaian tanpa kontrol dapat memicu ketergantungan digital.
  • Membatasi waktu layar dan memberi jeda pada mata dapat membantu mengurangi dampak penggunaan gawai berlebihan.
Jakarta: Gawai kini menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Bagi generasi muda, perangkat ini tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga menunjang pekerjaan, belajar, mencari hiburan hingga menjalankan aktivitas ekonomi melalui media sosial.
 
Penggunaan gawai memberikan berbagai kemudahan. Fitur video call, misalnya, memungkinkan komunikasi jarak jauh terasa lebih dekat. Gawai juga dapat digunakan untuk mempromosikan produk melalui media sosial dengan membuat konten kreatif.

Namun, penggunaan yang tidak terkontrol juga dapat membawa dampak terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Dampak Gawai terhadap Kesehatan Mata

Salah satu masalah yang dapat muncul akibat terlalu lama menatap layar adalah gangguan pada mata. Paparan cahaya biru dari layar gawai dalam durasi panjang dapat memicu Computer Vision Syndrome (CVS), dengan keluhan seperti mata lelah, mata kering hingga penurunan ketajaman penglihatan.

Kementerian Kesehatan juga menjelaskan bahwa terlalu lama menatap layar dapat menyebabkan mata lelah, mata kering, pandangan buram, hingga sakit kepala. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menerapkan aturan 20-20-20, yakni mengalihkan pandangan dari layar setiap 20 menit ke objek berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik.

Selain memberi jeda, pengguna juga disarankan menjaga jarak pandang saat menggunakan gawai dan memastikan pencahayaan ruangan cukup.

Penggunaan Berlebihan Bisa Mengganggu Aktivitas

Masalah lainnya adalah durasi penggunaan yang terlalu panjang. Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan mayoritas pengguna anak dan remaja di Indonesia menghabiskan waktu di depan layar rata-rata lebih dari tujuh jam sehari.

Durasi tersebut dapat memengaruhi pola aktivitas sehari-hari. Penggunaan gawai secara berlebihan berpotensi membuat seseorang lebih malas beraktivitas dan menggeser prioritas kegiatan penting lainnya.

Gunakan Gawai Secara Bijak

Gawai pada dasarnya bukan sesuatu yang selalu memberikan dampak buruk. Perangkat ini dapat membantu komunikasi, pekerjaan, pembelajaran, hingga membuka peluang untuk mendapatkan penghasilan.

Persoalannya terletak pada cara dan durasi penggunaannya. Karena itu, generasi muda perlu mengatur waktu penggunaan gawai, memberi jeda untuk mata, serta tetap menyediakan waktu untuk beraktivitas di luar layar.

Dengan penggunaan yang lebih seimbang, manfaat gawai dapat tetap diperoleh tanpa membuat kesehatan dan produktivitas sehari-hari ikut terganggu.
(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan