Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. DOK
Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. DOK

1,01 Juta Sarjana Nganggur, Rerie: Kesesuaian Pasar Kerja Tak Bisa Ditunda Lagi!

Renatha Swasty • 28 April 2026 18:49
Ringkasnya gini..
  • Ketidaksesuaian antara kebutuhan pasar kerja dan kualitas pencari kerja berpendidikan tinggi harus segera diatasi dengan terukur dan berkelanjutan.
  • Kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan pasar harus benar-benar terwujud.
  • Semua pihak segera bergerak konsisten dan berkesinambungan untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi.
Jakarta: Ketidaksesuaian antara kebutuhan pasar kerja dan kualitas pencari kerja berpendidikan tinggi harus segera diatasi dengan langkah-langkah terukur dan berkelanjutan. Hal itu sebagai bagian dari upaya mengakselerasi proses pembangunan. 
 
"Upaya untuk mengakhiri ketidaksesuaian antara kebutuhan pasar kerja dan kualitas lulusan perguruan tinggi tidak bisa ditunda lagi, di tengah perubahan yang terjadi di sejumlah sektor. Langkah segera untuk mengantisipasi perubahan tersebut diharapkan mampu menekan angka pengangguran saat ini," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, dalam keterangannya tertulis, Selasa, 28 April 2026. 
 
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Badri Munir Sukoco, mengungkapkan pihaknya berencana mengkaji ulang dan menyesuaikan program studi (prodi) di perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.

Data Kementerian Ketenagakerjaan merujuk Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang per Februari 2025. Ironisnya, sebanyak 1,01 juta orang di antaranya adalah lulusan perguruan tinggi
  Rerie, sapaan karib Lestari Moerdijat, menilai data BPS itu menjadi cerminan ada jurang antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan apa yang dibutuhkan oleh industri saat ini.
 
Rerie menegaskan kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan pasar harus benar-benar terwujud. Anggota Komisi X DPR RI itu berpendapat perkembangan teknologi global yang begitu cepat turut memengaruhi kebutuhan dunia usaha. 
 
Dia mendorong semua pihak segera bergerak konsisten dan berkesinambungan untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi. 
 
"Dibutuhkan dukungan semua pihak terkait dalam membangun sistem pendidikan yang mampu melahirkan lulusan perguruan tinggi yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan dunia usaha," ujar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan