Siswa SMK Negeri 1 Peusangan di Ruang Kelas Darurat. DOK Kemendikdasmen
Siswa SMK Negeri 1 Peusangan di Ruang Kelas Darurat. DOK Kemendikdasmen

Ruang Kelas Daruat Bangkitkan Semangat Belajar Murid di Kabupaten Bireun Aceh Pascabencana

Renatha Swasty • 11 Maret 2026 14:58
Ringkasnya gini..
  • SMK Negeri 1 Peusangan Kabupaten Bireuen mendapat delapan Ruang Kelas Darurat (RKD).
  • Fasilitas RKD diharapkan dapat terus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga sekolah.
  • RKD dapat menjadi langkah awal bagi pemulihan dan peningkatan sarana pendidikan di SMK Negeri 1 Peusangan.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memulihkan
layanan pendidikan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Di Aceh, 
SMK Negeri 1 Peusangan Kabupaten Bireuen mendapat delapan Ruang Kelas Darurat (RKD).
 
Kepala SMK Negeri 1 Peusangan, Faisal, mengatakan kehadiran RKD membuat kegiatan belajar mengajar di sekolahnya dapat kembali berlangsung lebih nyaman, aman, dan teratur bagi murid maupun guru. Sebelumnya, pembelajaran berjalan cukup terbatas karena sebagian ruang belajar terdampak bencana. 
 
Proses belajar harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada dan menjadi kurang ideal bagi keberlangsungan pembelajaran yang efektif.

"Kami sangat bersyukur atas hadirnya delapan RKD yang memungkinkan murid kembali belajar dengan lebih fokus dan tertib. Ruang belajar yang layak menjadi faktor penting agar proses pendidikan dapat berjalan optimal dan membangkitkan semangat belajar murid," ujar Faisal dalam keterangan tertulis, Rabu, 11 Maret 2026. 
 
Faisal berharap fasilitas RKD dapat terus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga sekolah. Selain  itu, dapat menjadi langkah awal bagi pemulihan dan peningkatan sarana pendidikan di SMK Negeri 1 Peusangan. 
 
"Semoga delapan RKD membuat kualitas pembelajaran sekolah kami menjadi semakin baik serta membawa semangat baru untuk dapat belajar dengan penuh semangat," tutur Faisal.
 
Siswi SMK Negeri 1 Peusangan, Farah Salsabila, menyambut baik dan merasa senang hadirnya delapan RKD di sekolahnya. "Hadirnya RKD ini menjadi semangat baru kami untuk terus belajar. Semoga bukan hanya hadirnya RKD, namun juga semua fasilitas seperti laboratorium, komputer, dan fasilitas lainnya juga bisa dapatkan kembali," ujar Farah.
 
Siswi SMK Negeri 1 Peusangan, Mauli Dina, juga menilai kehadiran RKD menjadi motivasi baru untuk dirinya agar terus bangkit dan belajar di tengah pemulihan pascabencana. “Terima kasih kepada Menteri Mu’ti yang telah hadir ke sekolah kami dan melihat situasi sekolah. Semoga RKD ini dapat bermanfaat dan pembangunan revitalisasi sekolah kami berjalan dengan cepat dan lancar,” ujar Mauli Dina.
 
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, yang hadir langsung meresmikan RKD mengatakan pembangunan merupakan bagian dari upaya pemulihan layanan pendidikan yang dilakukan Kemendikdasmen pascabencana. Meskipun sifatnya darurat, ruang kelas tersebut diharapkan dapat membuat perubahan pada proses pembelajaran dan memotivasi murid untuk terus semangat belajar.
 
"Semangat belajar harus tetap terjaga dan tertanam kepada para peserta didik. Untuk itu, hadirnya delapan RKD ini menjadi wujud nyata upaya kami untuk mempercepat proses pemulihan layanan pendidikan dan membangkitkan semangat belajar pascamusibah yang melanda di Kabupaten Bireuen Aceh,” pesan Mu'ti.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan