Gangguan jaringan internet dan pemadaman listrik mendadak sering kali menjadi penghambat jalannya ujian. Selain itu, kerusakan perangkat komputer yang digunakan siswa juga menjadi faktor kendala yang sering dilaporkan.
Saat hal itu terjadi, para siswa diminta tidak panik dan tetap tenang apabila menemui masalah teknis saat ujian berlangsung. Kesempatan mengikuti ujian susulan telah dibuka bagi siswa yang tidak dapat menyelesaikan tes pada jadwal utama.
Pihak sekolah diharapkan sigap mendokumentasikan setiap kendala yang dialami oleh para peserta didik secara resmi. Dokumentasi berupa berita acara sangat diperlukan sebagai bukti otentik memproses pendaftaran ujian susulan.
Siswa dan orang tua diimbau selalu berkoordinasi dengan pihak penyelenggara di sekolah masing-masing. Informasi terkini mengenai jadwal susulan harus dipantau rutin agar tidak ada peserta yang terlewatkan.
Rincian Jadwal dan Syarat Ujian Susulan
Mengutip unggahan akun Instagram @litbangdikbud, berikut adalah detail teknis mengenai pelaksanaan ujian susulan bagi jenjang SD dan SMP.Ujian susulan akan dilaksanakan pada tanggal 11-17 Mei 2026.
Ketentuan Peserta
- Nama murid wajib tercantum dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT)
- Data peserta harus sudah terverifikasi di dalam sistem manajemen ujian
- Menyerahkan bukti pendukung yang kuat dari pihak sekolah