Tangerang Selatan: Evaluasi sementara hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP 2026 menunjukkan nilai belum memuaskan. Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin mengungkapkan hasil TKA SMP 2026 tak jauh berbeda dengan hasil TKA SMA 2025 yang dinilai jeblok.
Namun, setidaknya nilai TKA SMP 2026 sedikit lebih baik ketimbang TKA SMA 2025. "Jadi, hasil TKA SMP memang lebih bagus hasilnya tetapi tidak jauh dari yang SMA," kata Toni usai memantau TKA di SDN Rawabuntu 03, Serpong, Tangerang Selatan, Senin, 20 April 2026.
Pihaknya belum mengumpulkan seluruh data hasil TKA SMP 2026. Sebab, masih akan ada SMP yang menjalani TKA Susulan.
"Masih ada susulan 11 Mei. Tapi secara kesimpulan sih lebih bagus (dari SMA) tapi tidak terlalu jauh," ujar dia.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti membocorkan hasil awal TKA SMP 2026. Ia mengungkapkan kemampuan siswa SMP Indonesia masih rendah.
Baca juga:
35 Ribu Siswa Tak Ikut TKA SD 2026, Kemendikdasmen Ungkap Alasannya |
Mu'ti menjelaskan hasil TKA SMP sementara ini tak jauh beda dengan TKA SMA 2025. Hasil TKA SMA 2025 disorot karena memiliki nilai yang rendah.
“Hasilnya sudah kita ketahui dan tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Tidak jauh berbeda dengan hasil tes SMA,” ujar Mu’ti di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Hal ini menunjukkan peta masalah pembelajaran yang bersifat sistemik. Persoalan terjadi sejak pendidikan dasar. “Maka fokus kita harus dimulai dari fondasi di sekolah dasar,” ujar dia.
Nilai TKA 2025 milik siswa kelas 12 SMA jeblok. Dalam data hasil TKA yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ditemukan nilai-nilai yang tidak memuaskan.
Capaian siswa pada mata pelajaran wajib paling disorot. Rerata nilai secara nasional pada mapel wajib tak ada yang menembus angka 60 dari skala 0-100.
Rerata nilai mapel wajib seperti Bahasa Indonesia dalam TKA 2025 secara nasional adalah 55,38. Sedangkan Matematika adalah 36,10. Terendah adalah mapel Bahasa Inggris dengan rerata nilai siswa secara nasional adalah 24,93.
Cek Berita dan Artikel yang lain di