Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

SNMPTN/SBMPTN 2022

Kuota Sekolah Diumumkan 28 Desember, Ini Tahapan Pendaftaran SNMPTN 2022

Pendidikan Sekolah Akreditasi Sekolah LTMPT PTN SNMPTN 2022 SNMPTN/SBMPTN 2022
Citra Larasati • 13 Desember 2021 07:15
Jakarta:  Pengumuman jumlah kuota sekolah sesuai dengan status akreditasi dan jumlah siswa akan disampaikan pada 28 Desember 2021.  Kuota ini menjadi dasar bagi sekolah untuk mendaftarkan siswanya yang eligible di jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022.
 
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo mengatakan, saat ini Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN SM) sudah melakukan finalisasi akreditasi 56 ribu sekolah di seluruh Indonesia.  Finalisasi tersebut termasuk jurusan-jurusan di sekolah dan jumlah siswanya yang eligible untuk didaftarkan.  
 
"Pengumuman kuota pada 28 Desember 2021 dan layanan masa sanggah tentang kuota, paling lambat Jumat 17 Januari 2022, pukul 15.00 WIB," kata Budi dalam Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru 2022 di PTN yang digelar secara daring, Minggu, 12 Desember 2021.

Jalur SNMPTN

Budi menjelaskan, SNMPTN merupakan satu dari tiga jalur dalam penerimaan mahasiswa baru program sarjana di PTN.  SNMPTN menyeleksi calon mahasiswa baru PTN berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dan/atau portofolio calon mahasiswa.  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak sekolah nantinya akan diminta mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang  merupakan basis data berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible mendaftar.  Jumlah siswa yang didaftarkan akan merujuk pada jumlah kuota yang ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah yang bersangkutan.
 
Baca juga:  Daftar SNMPTN/SBMPTN 2022 Wajib Punya Akun LTMPT, Begini Aturannya
 
Untuk sekolah dengan akreditasi A dapat mendaftarkan 40 persen siswa terbaik di sekolahnya, kemudian sekolah dengan akreditasi B memiliki jatah mendaftarkan 25 persen siswa terbaik di sekolahnya.  Sedangkan akreditasi C dan lainnya hanya 5 persen siswa terbaik di sekolahnya.
 
"Sekolah hanya diminta mendaftarkan siswa yang eligible, yang tidak eligible tidak perlu didaftarkan," kata Budi.
 
Budi juga menambahkan, bahwa pihak sekolah diperkenankan untuk menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dan sejenisnya jika ditemukan ada beberapa siswa eligible yang bernilai sama saat melakukan pemeringkatan. 
 
"Misalkan kalau jatah siswa 40 persen, kemudian di urutan 38-41 ada anak yang sama semua nilainya, apakah diizinkan semua dimasukkan ke PDSS? tidak bisa. Namun sekolah dapat menambahkan kriteria lain, berupa prestasi akademik yang lain, asalkan disetujui oleh semuanya. misal matematika dibobot lebih tinggi, fisika lebih tinggi silakan," terang Budi.
 
 
Halaman Selanjutnya
  Persyaratan Peserta Siswa…
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif