Anak membaca buku. DOK
Anak membaca buku. DOK

Peningkatan Literasi Tak Cukup dengan Mengajari Anak Membaca

Ilham Pratama Putra • 09 April 2026 14:07
Ringkasnya gini..
  • Abdul Mu'ti menekankan pentingnya membangun budaya membaca sejak dini.
  • Tahapan dalam upaya peningkatan literasi, mulai dari kebiasaan hingga budaya membaca.
  • Lingkungan juga sangat memengaruhi kebiasaan membaca. Karena itu, perlu dukungan semua pihak.
Jakarta: Peningkatan literasi tidak cukup dengan mengajarkan anak membaca. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menekankan pentingnya membangun budaya membaca sejak dini.
 
“Membaca bukan sekadar mengejar kemampuan teknis, tapi memahami isi bacaan,” ujar Mu'ti di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
 
Ia menjelaskan tahapan dalam upaya peningkatan literasi, mulai dari kebiasaan hingga budaya membaca. “Reading habit dan reading competence itu harus berjalan bersama,” kata dia.

Mu’ti menilai bahan bacaan juga berperan penting dan ketersediaannya harus merata. “Anak harus mudah menemukan bahan bacaan di mana saja,” ujar dia.
 
Dia menegaskan bahan bacaan tidak harus buku. Media lain juga bisa dimanfaatkan.
 
“Bisa koran, majalah, atau apa pun yang menstimulasi membaca,” kata dia.
 
Menurut dia, lingkungan juga sangat memengaruhi kebiasaan membaca. Karena itu, perlu dukungan semua pihak.
 
“Kita harus menciptakan ekosistem yang mendukung budaya membaca,” ujar dia.
 
Mu’ti berharap kebiasaan ini bisa terbentuk sejak dini. Sehingga anak tumbuk dengan karakter literasi yang kuat hingga dewasa.
 
“Baru kemudian kita bisa membentuk reading culture,” kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan