“Membaca bukan sekadar mengejar kemampuan teknis, tapi memahami isi bacaan,” ujar Mu'ti di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Ia menjelaskan tahapan dalam upaya peningkatan literasi, mulai dari kebiasaan hingga budaya membaca. “Reading habit dan reading competence itu harus berjalan bersama,” kata dia.
Mu’ti menilai bahan bacaan juga berperan penting dan ketersediaannya harus merata. “Anak harus mudah menemukan bahan bacaan di mana saja,” ujar dia.
Dia menegaskan bahan bacaan tidak harus buku. Media lain juga bisa dimanfaatkan.
“Bisa koran, majalah, atau apa pun yang menstimulasi membaca,” kata dia.
Menurut dia, lingkungan juga sangat memengaruhi kebiasaan membaca. Karena itu, perlu dukungan semua pihak.
“Kita harus menciptakan ekosistem yang mendukung budaya membaca,” ujar dia.
Mu’ti berharap kebiasaan ini bisa terbentuk sejak dini. Sehingga anak tumbuk dengan karakter literasi yang kuat hingga dewasa.
“Baru kemudian kita bisa membentuk reading culture,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News