Rapat. DOK Freepik
Rapat. DOK Freepik

Tekanan Kerja Meningkat di 2026, Ini 7 Skill Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki Manajer!

Renatha Swasty • 26 Januari 2026 13:26
Jakarta: Posisi manajer menengah (middle managers) saat ini menghadapi tekanan yang lebih berat dari sebelumnya. Berdasarkan laporan State of the Global Workplace 2025 dari Gallup, para manajer kini melaporkan tingkat stres harian yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan yang mereka pimpin.
 
Kondisi ini disebabkan oleh beban peran yang berlebihan dan kurangnya kendali atas tuntutan pekerjaan. Manajer kerap menjadi "peredam kejut" organisasi, terjepit antara keputusan eksekutif dari atas dan realitas tim di bawah.
 
Melansir Forbes, terdapat tujuh keterampilan kepemimpinan (leadership skills) krusial yang harus dimiliki manajer agar tetap efektif dan membawa tim menuju kesuksesan di bawah tekanan:

7 skill yang harus dimiliki manajer

1. Kesadaran dan Regulasi Diri (Self-Regulation)

Stres seorang manajer jarang bisa disembunyikan dan dapat menular. Riset BMC Public Health menunjukkan Stres manajer dapat berpindah langsung ke karyawan. Manajer yang efektif harus mampu mengenali sinyal stres sejak dini sebelum berdampak pada tim.

Tips ahli: Sebelum bereaksi terhadap email atau permintaan yang memicu stres, berhentilah sejenak. Jika kapasitas stres Anda hampir penuh, tunda respons selama satu jam atau berjalan-jalanlah sebentar.

2. Prioritas yang Tegas (Ruthless Prioritization)

Saat di bawah tekanan, manajer sering menumpuk tugas baru tanpa menghapus tugas lama, menciptakan urgensi semu yang menguras energi. Prioritas yang tegas berarti berani berkata "tidak" pada hal yang tidak selaras dengan tujuan inti.
 
Tips ahli: Saat ada permintaan mendesak baru, tanyakan pada diri sendiri prioritas apa yang harus digantikan, bukan sekadar menambahkannya ke dalam daftar. Komunikasikan pertukaran (trade-off) ini secara transparan kepada tim.
   

3. Komunikasi yang Jelas dan Transparan

Ketidakjelasan memicu kecemasan. Komunikasi transparan berarti jujur tentang apa yang diketahui, apa yang tidak diketahui, dan langkah apa yang diambil.
 
Tips ahli: Lakukan check-in mingguan singkat. Jika belum ada jawaban pasti, katakan dengan jujur, "Saya belum punya jawabannya, tapi akan saya kabari hari Jumat." Kejujuran ini mencegah rumor.

4. Empati dan Keamanan Psikologis

Setiap anggota tim merespons tekanan dengan cara berbeda. Keamanan psikologis memberikan izin bagi anggota tim untuk meminta bantuan atau mengakui kesalahan tanpa takut dihukum.
 
Tips ahli: Saat tim melakukan kesalahan, awali dengan pertanyaan seperti "Apa hambatannya?" alih-alih langsung menghakimi atau menyalahkan.

5. Adaptabilitas dan Resiliensi

Manajer yang andal memperlakukan ketidakpastian sebagai hal yang tak terelakkan. Mereka fleksibel mengubah strategi jika rencana awal tidak lagi relevan.
 
Tips ahli: Setelah kemunduran (setback), ajak tim berdiskusi dengan pertanyaan "Apa yang bisa kita pelajari dari ini?" untuk membangun ketahanan kolektif, bukan panik.

6. Delegasi Berbasis Kekuatan

Membagi tugas secara acak saat situasi genting adalah jalan pintas menuju burnout. Delegasikan tugas berdasarkan apa yang memberi energi dan kekuatan masing-masing anggota tim.
 
Tips ahli: Buat peta kekuatan tim. Berikan tugas analitis pada mereka yang suka data, dan tugas client-facing pada mereka yang energinya bangkit saat berinteraksi dengan orang lain.

7. Mencontohkan Pemulihan dan Batasan

Apabila manajer bekerja di akhir pekan atau membalas email tengah malam, tim akan merasa tertekan untuk melakukan hal yang sama. Manajer harus memodelkan waktu istirahat.
 
Tips ahli: Blokir waktu pemulihan di kalender dan perlakukan sebagai hal non-negosiasi. Beri tahu tim saat Anda sign off untuk istirahat, agar mereka tahu bahwa istirahat tetap penting dan bukan suatu kelemahan.
 
Nah itulah tujuh skill yang dibutuhkan manajer di tengah tekanan pekerjaan yang meningkat. Semoga bermanfaat yaa. (Sultan Rafly Dharmawan)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan