Penandatanganan MoU Bappenas dan UK Maranatha. DOK UK Maranatha
Penandatanganan MoU Bappenas dan UK Maranatha. DOK UK Maranatha

Bappenas Gandeng UK Maranatha Bangun Pusat Riset Moringa, Dukung Percepatan Penurunan Stunting

Renatha Swasty • 31 Maret 2026 18:33
Ringkasnya gini..
  • Kerja sama salah satunya pengembangan National Moringa oleifera Research and Development Center.
  • Melalui pusat riset Moringa ini, UK Maranatha dapat mendukung program nasional di bidang kesehatan ibu dan anak serta percepatan penurunan stunting.
  • Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi mendorong pembangunan berbasis riset dan inovasi.
Jakarta: Universitas Kristen (UK) Maranatha menjalin kerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mendukung pencapaian Trisula Pembangunan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kerja sama meliputi pengembangan National Moringa oleifera Research and Development Center, pertukaran data dan informasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya.
 
Kerja sama dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman di kampus UK Maranatha, Bandung pada Senin, 30 Maret 2026. Penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, beserta jajaran dan pimpinan UK Maranatha serta Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM).
 
“Kebanggaan luar biasa dan tonggak sejarah bagi UK Maranatha. Kiranya MoU ini berujung pada tindak lanjut nyata, dan teristimewa dapat bermanfaat besar bagi masyarakat Republik Indonesia,” ujar Rektor Universitas Kristen Maranatha, Frans Umbu Datta, dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Maret 2026. 
 
Ketua Umum YPTKM, Orias Petrus Moedak, menyambut baik kerja sama antara Kementerian PPN dan UK Maranatha. Ia menyampaikan kesempatan bagi perguruan tinggi swasta dapat bekerja sama dengan pemerintah, terutama terkait hal-hal yang strategis nasional merupakan hal yang cukup langka.
 
“Suatu kehormatan bagi kami UK Maranatha, kami sangat gembira menyambut kerja sama ini, dan akan melaksanakan sebaik-baiknya,” ujar Orias.
 
Orias mengungkapkan beberapa kendala yang dihadapi oleh kampus dalam pengembangan kapasitas. Selain itu, potensi kerja sama terkait peningkatan fasilitas laboratorium khususnya untuk riset bidang bioteknologi.
 
Menteri PPN, Rachmat Pambudy, menekankan kerja sama ini dapat diwujudkan untuk membangun Nusantara. Ia menyoroti Moringa oleifera yang akan menjadi inti kerja sama yang akan dilaksanakan. 

“Ini adalah kerja sama yang sangat konkret,” ujar dia. 
 
Rachmat Pambudy mengatakan Moringa atau kelor adalah tanaman ajaib yang mengandung berbagai zat gizi untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan di Indonesia, terutama stunting. Ia berharap UK Maranatha dapat mengembangkan Moringa berkelas dunia melalui proses bioteknologi canggih. 
 
“Supaya Maranatha bisa menjadi pusat penelitian Moringa oleifera kelas dunia,” ucap dia.
 
Jajaran Ketua Centre of Excellence UK Maranatha juga menyampaikan beberapa program strategis yang menjadi unggulan masing-masing. Ketua Centre of Excellence for Biomedical Innovation & Regenerative Sustainability Fakultas Kedokteran (FK) Maranatha, Theresia Monica Rahardjo, memaparkan rencana program riset dan pengembangan Moringa oleifera yang akan dilaksanakan dalam kerja sama dengan Kementerian PPN.
 
"Indonesia tidak kekurangan orang pintar, tetapi kita masih lemah dalam translasi riset dari bentuk awal menjadi produk jadi," ujar dia.
 
Dia mengatakan melalui pusat riset Moringa ini, UK Maranatha dapat mendukung program nasional di bidang kesehatan ibu dan anak serta percepatan penurunan stunting.
 
Kolaborasi antara Universitas Kristen Maranatha dengan Kementerian PPN ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan berbasis riset dan inovasi di Indonesia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan