Guru Besar pakar hidroteknik UK Maranatha, Robby Yussac Tallar. DOK UK Maranatha
Guru Besar pakar hidroteknik UK Maranatha, Robby Yussac Tallar. DOK UK Maranatha

Pusat Riset UK Maranatha Gandeng Jepang Kaji Pencegahan Bencana Banjir

Renatha Swasty • 03 Maret 2026 15:10
Ringkasnya gini..
  • Penelitian mengkaji upaya pengendalian banjir dari perspektif fisik dan psikologis.
  • Sehingga, dapat meningkatkan kemampuan pencegahan bencana di kedua negara.
  • Penelitian dua negara ini diprakarsai oleh Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) melalui program Invitational Fellowships for Research in Japan.
Jakarta: Universitas Kristen Maranatha, Bandung bekerja sama dengan beberapa institusi di Indonesia dan Jepang untuk mengkaji upaya pengendalian banjir dari perspektif fisik dan psikologis. Sehingga, dapat meningkatkan kemampuan pencegahan bencana di kedua negara.
 
“Jepang adalah negara yang terbilang maju dalam penanganan masalah banjir secara komprehensif dari segala aspek, termasuk aspek sosial dan psikologis masyarakatnya,” ujar Guru Besar pakar hidroteknik UK Maranatha, Robby Yussac Tallar, dalam keterangan tertulis dikutip Selasa, 3 Maret 2026.
 
Saat ini, Robby sedang melaksanakan riset di Aichi Shukutoku University, Jepang sebagai visiting researcher. Proyek riset ini telah dimulai sejak awal tahun dan akan berjalan hingga Maret 2026. 

Robby bersama dengan Prof. Kazumi Ogawa, pakar psikologi sosial dari Aichi Shukutoku University, Jepang melakukan penelitian multidisiplin “Integrating Social and Human Aspects to Strengthen Flood Damage Mitigation in Remote Islands and Coastal Areas.” Penelitian dua negara ini diprakarsai oleh Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) melalui program Invitational Fellowships for Research in Japan.
 
“Program JSPS ini menjadi jembatan resmi untuk memperkuat kolaborasi internasional terkait masalah mitigasi bencana banjir dengan perpaduan konteks sosio-psikologis dan geografis masyarakat dari kedua area studi yang menjadi target luaran,” jelas Ketua HydroLink Centre of Excellence UK Maranatha itu.
 
Pusat Riset UK Maranatha Gandeng Jepang Kaji Pencegahan Bencana Banjir
Aichi Shukutoku University. DOK UK Maranatha
 
Selama berada di Jepang, Robby melaksanakan riset di lingkungan kampus AS University, juga berkesempatan mengunjungi Disaster Mitigation Research Center (DMRC) di Nagoya University, pusat penelitian untuk mengurangi risiko bencana alam seperti banjir dan berbagai kesiapannya. 
 
Robby menyebut HydroLink sebagai salah satu pusat unggulan di UK Maranatha berkomitmen  melakukan penelitian lintas disiplin ilmu terkait pengelolaan sumber daya air berkelanjutan. 
Saat ini, HydroLink juga tengah melaksanakan kajian lainnya yakni mengembangkan metode prediksi banjir memanfaatkan teknologi digital dan sistem informasi. 
 
Penelitian tersebut berjudul “Evaluasi dan Prediksi Dampak Perubahan Tata Guna Lahan dan Iklim terhadap Kerentanan Banjir di Provinsi Bali dengan Metode Sistem Informasi Geografis”. Riset akan berlangsung selama dua tahun ke depan, dengan dukungan pendanaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju Kompetisi Gelombang 10. 
 
“Penelitian ini berupa evaluasi dan prediksi dampak perubahan tata guna lahan dan iklim terhadap kerentanan banjir di Provinsi Bali dengan metode sistem informasi geografis,” jelas Robby.
 
Dia menyebut riset ini akan menghasilkan inovasi berupa metodologi prediksi dan karakteristik aliran banjir yang dapat direplikasi, juga peta potensi bencana banjir sebagai acuan pengambilan kebijakan.
 
“Dampak langsung yang akan dirasakan oleh masyarakat terutama para pemangku kebijakan di Provinsi Bali adalah adanya informasi wilayah potensi banjir yang akurat sehingga dapat menjadi acuan rencana dan upaya mitigasi bencana banjir baik secara struktural maupun non-struktural,” papar dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan