Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Biropers Setpres-Laily Rachev
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Biropers Setpres-Laily Rachev

SBY Bahagia Pemilu Tak Berujung Petaka

Pemilu pilpres 2019
Cindy • 22 Mei 2019 05:07
Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan selamat kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang memenangkan kontestasi pemilu 2019. Dia sepenuhnya mendukung Jokowi dalam memimpin Indonesia lima tahun ke depan.
 
"Saya menyambut baik dan mendukung penuh komitmen dan tekat mulia bapak berdua untuk memimpin dan mengayomi rakyat Indonesia secara adil tanpa kecuali," katanya lewat rekaman video yang diterima medcom.id, Rabu, 22 Mei 2019.
 
Dia menyebut rakyat menunggu komitmen Jokowi bakal terwujud setelah pemilu usai. Sebab Jokowi telah menyampaikan untuk berjuang keras demi membangun negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(Jokowi-Ma'ruf) Akan berjuang keras demi terwujudnya keadilan sosial dan mengajak bersatu padu membangun bangsa dan tanah air tercinta," tuturnya.
 
SBY mengatakan pihaknya telah menerima hasil rekapitulasi suara pemilu 2019 itu. Walaupun calon legislatif (caleg) dari partainya merasa dirugikan dan menempuh jalur hukum lewat gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
 
"Permohonan para caleg untuk melakukan gugatan ke MK karena merasa dirugikan di dapilnya masing-masing padahal mereka telah berjuang secara gigih, jujur, dan mentaati segala UU tidaklah menghalang-halangi sikap kami untuk menerima hasil pemilu 2019 ini," ucap Presiden RI keenam itu.
 
Lembaga penyelenggara pemilu, kata dia, perlu melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu serentak 2019 itu. Agar pemilu 2024 mendatang dapat lebih berkualitas, demokratis, jujur, adil dan transparan.
 
"Pandangan dan saran partai demokrat untuk perbaikan dan penyempurnaan pemilu 2024 mendatang akan mencakup sistem uu dan aturan pemilu yang lebih tepat serta pelaksanaan kampanye dan pemungutan suara termasuk penghitungannya yang lebih kredibel akuntabel dan transparan," tutupnya.
 

(ADN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif