Yusril Ihza Mahendra. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
Yusril Ihza Mahendra. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul.

Keberadaan Yusril di Tim Jokowi-Maruf Menguntungkan

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Marcheilla Ariesta • 08 November 2018 08:00
Jakarta:  Direktur Eksekutif  Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan menilai keberadaan Yusril Ihza Mahendra di tim kampanye nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dinilai menguntungkan. 

"Selama ini, dia (Yusril) terkesan anti-Jokowi. Namun jika dia ternyata bersedia menjadi tim hukum Jokowi, walaupun dia bilang profesional, minimal dia tidak anti. Dan itu berarti akan memperkuat citra pasangan Jokowi-Maruf," kata Djayadi pada Medcom.id, di Jakarta, Rabu, 7 November 2018.

Dengan bergabungnya Yusril ke tim petahana, kata Djayadi, maka Jokowi dianggap dapat merangkul orang yang selalu mengkritiknya. Pasalnya selama ini Yusril dan partainya selalu mengkritik Jokowi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Selain itu, imbuh Djayadi, Yusril juga merupakan tokoh Masyumi. Hal ini menambah daftar tokoh politikus Islam yang cukup kuat di tim TKN Jokowi-Ma'ruf. "Nah, sekarang ada tokoh kalangan Masyumi, kalangan modernist yang secara ketokohan cukup handal. Itu akan menambah citra Islam dari Pak Jokowi-Maruf," tutur dia.

Meski demikian, ucap Djayadi, dari segi suara Yusril tidak akan menambah banyak dukungan. Pasalnya, selama ini pendukungnya dikenal anti-Jokowi.

"Alasannya, Yusril sebagai pemimpin partai dan partainya juga tingkat dukungannya belum signifikan sampai hari ini. Lagi pula, para pendukung Pak Yusril orang anti-Jokowi. Jadi tidak mudah mengubah para pendukung ini untuk ikut mendukung Jokowi hanya karena menjadi pengacara di TKN," pungkas dia.

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menilai advokat senior Yusril Ihza Mahendera bukan orang sembarangan di bidang hukum. Hal itu jadi alasan timnya menjadikan Yusril sebagai kuasa hukum pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Jokowi senang dengan bergabungnya Yusril ke dalam timnya. Dia pun memandang selama ini dirinya tidak pernah berselisih dengan Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu.


(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi