Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin. Foto: MI/Ramdani.
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin. Foto: MI/Ramdani.

Ma'ruf Jadi Senjata Rahasia Jokowi Menangkan Pilpres

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Kautsar Widya Prabowo • 09 Januari 2019 07:42
Jakarta: Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menyebut calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin bisa menjadi senjata rahasia calon presiden (capres) Joko Widodo untuk memenangkan Pilpres 2019. Senjata rahasia itu muncul bila Ma'ruf tampil apik saat debat nanti.
 
Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi mengakui Ma'ruf kerap dipandang sebelah mata. Tak jarang media massa hingga media sosial menunjukkan perbandingan antara Ma'ruf dengan cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno.
 
"Misalnya Kiai Ma'ruf tampil 'wow' didebat, itu bisa menjadi senjaata rahasia Pak Jokowi," ujar Burhanuddin di Kantor Indikator, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Januari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apalagi, lanjut dia,Ma'ruf punya modal intelektual untuk dapat bersaing dalam debat nantinya. Hal itu terlihat daritrack recordMa'ruf yang sempat mengenyam pendidikan hingga memperoleh gelar guru besar, bahkan mendapat doktor honoris causa.
 
"Kemudian juga dikenal pakar ekonomi syariah. Dan jangan lupa dia guru besar dalam tradisi ilmu mantik, ilmu sufi jadi ilmu logika, perdebatan kaidah sufi itu luar biasa jago," imbuhnya.
 
Baca juga: Serangan Personal pada Capres tak Dipercaya Masyarakat
 
Burhanuddin berkaca pada debat Pilpres 2014. Saat itu, mayoritas masyarakat berekspektasi tak maksimal pada Jokowi dalam debat. Kondisi itu menjadi sasaran empuk sang penantang.
 
"Yang terjadi sebaliknya, Pak Prabowo terlalu over confidentyang kemudian justru di penampilan debat 2014 tidak terlalu luar biasa," tuturnya.
 
Sehingga, ekspetasi yang tinggi oleh masyarakat gagal dipenuhi oleh Prabowo. Sebaliknya dengan eskpetasi yang rendah terhadap Jokowi, membuat setiap langkah kecil dianggap bagus.
 
"Pak Kiai Ma'ruf punya potensi seperti itu, karena selama ini orang menganggap semata-mata tokoh agama, tidak melihat bahwa punya keahlian lain," pungkasnya.
 

 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif