Anggota KPU Pramono Ubaid Thontowi (kiri) bersama Anggota Bawaslu RI Afifudin (kanan) menunjukan desain surat suara Pilpres 2019. Foto: MI/Pius Erlangga.
Anggota KPU Pramono Ubaid Thontowi (kiri) bersama Anggota Bawaslu RI Afifudin (kanan) menunjukan desain surat suara Pilpres 2019. Foto: MI/Pius Erlangga.

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Disebut Kejahatan Politik

Pemilu surat suara
Theofilus Ifan Sucipto • 04 Januari 2019 04:58
Jakarta: Tim Kampanye Nasional  (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amien menilai, hoaks 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos adalah kejahatan politik luar biasa.

“Ini bahaya, ini adalah kejahatan politik luar biasa,” ujar Direktur Komunikasi TKN Jokowi-Ma’rif Usman Kansong dalam Prime Talk Metro TV, Kamis 3 Januari 2019.

Usman mengatakan hoaks surat suara didesain dengan baik. Sebab, rangkaian hoaks yang disebar sangat sistematis. Hal ini, kata dia, bisa berdampak ke kepercayaan masyarakat pada pemerintahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Hal itu (hoaks) memang bisa membawa masyarakat tidak percaya ke pemerintahan yang memimpin,” kata Usman. Baca: KPU Pastikan Surat Suara Belum Dicetak

Sebelumnya, beredar kabar ada tujuh kontainer yang masing-masing berisi 10 juta surat suara telah dicoblos untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01. Kabar bohong itu tersiar melalui rekaman suara di media sosial serta melalui tulisan pesan berantai. 

Kabar itu semakin ramai setelah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, ikut mencuitkan kabar tersebut melalui akun Twitter pribadinya. 

"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar," kicau Andi. 

Informasi itu dicuitkan Andi sekira pukul 20.05 WIB, Rabu, 2 Januari 2018. Namun beberapa saat kemudian, Andi menghapus tweet tersebut. 

Baca: Polisi Buru Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos


(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi